LAPORAN DIAKONIA HKBP DISTRIK XII TANAH ALAS.
i. Pendahuluan.
Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Jesus Raja Gereja, atas rahmat dan ridhoNya kita dapat bersekutu dalam Konsultasi Diakonia HKBP pada saat ini di tempat ini. Tahun 2009 yang ditetapkan sebagai tahun Diakonia HKBP tanpa terasa sudah tiba pada penghujung tahun ini. Sudah ada yang kita perbuat sebagai wujud kepedulian dan keterpanggilan Gereja kita dalam pelayanan diakonia, namun masih sangat banyak yang sebenarnya yang harus kita perbuat. Untuk mengevaluasi dan menyatukan persepsi dan misi tindak lanjut ke depan itulah pentingnya konsultasi ini.
Kami dari Kabid diakonia Distrik XII Tanah Alas akan memaparkan Laporan Pelayanan Diakonia HKBP Distrik XII Tanah Alas selama tahun 2009 ini sepanjang pengamatan dan pngetahuan kami. Tentunya laporan ini masih jauh dari sempurna untuk itu sebelumnya mohon maaf. Perlu kami informasikan bahwa sebenarnya oleh Bapak Prases Distrik XII Tanah Alas telah menghunjuk Pdt. Junarsa Siahaan STh sebagai peserta dalam Konsultasi ini dengan kapasitas beliau sebagai Ketua Panitia Tahun Diakonia Distrik, tetapi karena beliau berhalangan karena istri beliau kurang sehat, maka kepada kami dipercayakan menggantikan beliau.
II. Laporan Pelayanan Diakonia Distrik XII Tanah Alas dalam rangka Tahun DIAKONIA HKBP 2009.
1. Sosialisasi Tahun Diakonia HKBP
Sesuai dengan jadwal dalam Buku Panduan Tahun diakonia pada bulan Januari s/d Maret 2009 diadakan Sosialisasi Tahun Diakonia di setiap Gereja baik melalui kunjungan panitia, maupun melalui pelayan full time dari resort masing masing berikut program-program yang akan dilaksanakan, sebagaimana telah ditetapkan dalam Rapat Program Distrik, maupun yang telah disepakati oleh Panitia Tahun Diakonia Distrik.
2. Evaluasi Kegiatan Pokja (Kelompok Kerja Pengmas Distrik)
Bertempat di HKBP Lawe Sigalagala diadakan pada tanggal 25 Pebruari 2009 Pukul 14.00 sampai selesai. Dihadiri oleh Pengurus Pokja bersama Pendeta Ressort dari Ressort Estomihi Bandar Purba, Ressort Meranti, Ressort lawe Desky dan Lawe Sigalagala.
Tujuan : Penataan kembali Program Pokja Resort dan melaporkan keadaan CU masing masing berikut kendala-kendala yang dihadapi dan mencari solusi pemecahannya.
Pelaksana : Kabid Diakonia dan Panitia Tahun Diakonia.
3. Pencanangan Penanaman Berjuta Pohon HKBP Distrik XII Tanah Alas
Diadakan di Gereja dan Kompleks Gereja HKBP Maranatha Ressort Kutacane pada tanggal 23 Maret 2009.
Acara dimulai dengan kebaktian di Gereja dan dilanjutkan dengan penanaman pohon di Kompleks Gereja. Dihadiri oleh kurang lebih 200 orang warga dan majelis HKBP diantaranya Praeses HKBP Distrik XII Tanah Alas dan Ibu, Pendeta Ressort dan pelayan full time se Distrik Tanah Alas, wakil – wakil dari majelis tiap Ressort, mewakili kategorial Sekolah Minggu, Remaja, Pemuda dan Bapak dan Ibu se Ressort Kutacane. Turut Hadir Undangan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dari Dinas Kehutanan dan dari kantor Bupati Agara dan mewakili DPRD. Pohon yang ditanam yaitu pohon mahoni, kelapa dan jati.
Dalam kesempatan itu juga diserahkan melalui panitia kepada Pemerintah jenis- jenis bibit pohon yang dibutuhkan oleh warga HKBP dari setiap Jemaat dan Ressort ke depan.
Pelaksana : Panitia Tahun Diakonia Distrik.
Kendala yang dihadapi, terbatasnya persediaan bibit pohon yang akan di tanam, sehingga belum dapat diadakan di tiap Ressort dan jemaat.
Tindak lanjut pencanangan ini juga diadakan di HKBP lawe Sigalagala yang dihadiri oleh warga Jemaat, Parhalado se Ressort, utusan kategorial dan seluruh siswa-siswa SMP dan SMA Lawe Sigalagala, dengan acara Ibadah di Gereja dan menanam pohon seadanya di Kompleks Gereja. Diadakan pada tanggal 09 Mei
2009.
4. Lomba Kebersihan dan Keindahan pargodungan
Di Setiap Ressort di Distrik XII Tanah Alas diadakan lomba Kebersihan dan Keindahan Pargodungan dengan tujuan agar mengembalikan fungsi Pargodungan HKBP sebagai Pusat isnpirasi dan motivasi bagi warga. Dengan memotivasi warga terutama generasi Muda Remaja dan Naposobulung agar membuat taman- taman dan menanami bunga, apotik hidup dan sayur-sauyran di kompleks Gereja. Hadiah dan kriteria penilaian ditentukan oleh masing masing Ressort. Kegiatan dimulai bulan Maret dan penilaian diadakan pada bulan Desember 2009.
5. Pemberdayaan Parhalado dan Pelayan Full time HKBP Distrik XII Tanah Alas.
Bertempat di HKBP Lawe Desky pada tanggal 09 Maret 2009 diadakan pemberdayaan Majelis dan seksi Diakonia setiap Jemaat bersama seluruh pelayan full time menggumuli pentingnya pengorganisasian Rakyat berdasarkan Alkitab. Acara dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh Panitia Tahun Diakonia dan dilanjutkan dengan Ceramah : Pengorganisasian Rakyat yang disampaikan oleh Kabid Diakonia Distrik Pdt. Games Purba S.Th, kemudian arahan dari Praeses Distr. XII Tanah Alas yang menekankan pentingnya kesatuan di tengah tengah Gereja dan masyarakat, karena hanya dengan kesatuan kita mempunyai kekuatan untuk membangun masyarakat secara holistic. Setelah acara makan siang yang disediakan oleh CU Sinar kasih HKBP Rssort lawe Desky dilanjutkan dengan diskusi dan Rencana Tindak Lanjut.
Dengan pemberdayaan ini diharapkan setiap Jemaat di Distrik Tanah Alas akan mempelopori/memprakarsai terbentuknya kelompok-kelompok tani di desa desa setiap warga yang pada akhirnya akan mempercepat pengentasan kemiskinan.
6. Pemberdayaan ekonomi warga melalui CU Ressort dan CUM Sejahtera Distrik XII Tanah Alas.
Sampai saat ini telah terbentuk 3 CU (Biasa) di tingkat Ressort yaitu CU Sehati HKBP Ressort Lawe Sigalagala beranggotakan 60 orang warga dan majelis HKBP lawe Sigalagala dan modal berputar sekitar Rp 40.000.000.- CU Sinar kasih HKBP Ressort lawe Desky beranggotakan 87 orang warga jemaat, majelis HKBP Ressort Lawe Desky dan juga anggota Gereja tetangga dengan moal berputar sekitar Rp 65.000.000,- dan CU Ressort Bandar Purba beranggotakan sekitar 90 orang warga Jemaat, Majelis HKBP Ressort Bandar Purba dan juga warga Jemaat Gereja tetangga dari Gereja Batak Karo Protestan, HKI dan Katholik.
CUM Sejahtera HKBP Distrik XII Tanah Alas sampai Juli 2009 beranggotakan
629 orang dari warga jemaat, Majelis HKBP dan Gereja tetangga dan yang bukan Kristen dengan simpanan sampai Juli 2009 sebesar Rp 1.245.663.123,-
Kendala yang dihadapi dalam pengelolaan CU dan CUM ini adalah besarnya Kredit macet (Keterlambatan pengembalian pinjaman ) hingga 8 – 10 %.
Namun demikian menurut pengakuan warga masyarakat anggota CU maupun CUM sudah sangat menolong mereka sehingga terbebas dari ketergantungan dari rentenir atau toke dalam mengelola modal pertanian mereka.
7. Pelayanan Bidang Pendidikan
Sampai sekarang hanya ada 7 unit sekolah yang diasuh oleh HKBP Distrik XII Tanah Alas yaitu :
2 Unit TK yaitu di HKBP Kutacane dan di HKBP Ressort Lawe Ponggas.
2 Unit SD yaitu SD HKBP Lawe Beringin Ressort Simpang Semadan dan
SD HKBP Batu Rongkam Ressort Estomihi Bandar Purba.
2 Unit SMP yaitu SMP HKBP Lawe Sigalagala dan SMP HKBP
Nommensen Lawe Desky.
1 Unit SMA yaitu SMA Nusantara HKBP Lawe Sigalagala.
Dua tahun yang lalu sekolah – sekolah HKBP Distrik XII Tanah Alas dikunjungi
Tamu kita dari Gereja Lutheran Australia dan dibantu berupa uang tunai dan
Buku – buku pelajaran. Hal ini menggairahkan dan memberi dorongan pada
Gereja yang mengelola pendidikan.
Adapun kendala yang kami hadapi dalam mengelola sekolah adalah kurangnya dana yang menunjang fasilitas pendidikan dan gaji guru. Kita tidak dapat bersaing terutama dengan Katholik disamping fanatisme dan kebanggaan warga kita sudah hilang terhadap HKBP dan ketidak mampuan warga kita membayar dana komite (SPP).
Khusus di Ressort Lawe Desky sudah 3 tahun terakhir dianggarkan hadiah bagi siswa juara di Klas dan parallel juara 1-3 setiap menerima rapor. Syaratnya adalah memberikan fotocopy Rapor kepada seksi pendidikan. Untuk TK dan SD akan menerima hadiah pada kebaktian Sekolah Minggu ; Juara I menerima 3 buah buku isi 50 lbr, juara II menerima 2 buah dan Juara III menerima 1 buah. Untuk SMP akan menerima hadiah pada Minggu Remaja; Juara I menerima 3 buah buku tulis isi 70 lembar dan SLTA sederajat akan menerima hadiah pada kebatian Minggu umum buku tulis isi 100 lbr. Hal ini sangat mendorong semangat belajar mereka sehingga anak-anak HKBP menjadi juara. Mereka bangga diabakan dan didoakan. Kedepan diharapkan mereka tidak lupa kepada HKBP.
Tahun ini telah terbentuk Komisi Beasiswa Ressort , modal awalnya ditampung di anggaran Ressort, sedang diupayakan bantuan dari anak rantau terutama alumni dari SD dan SMP HKBP dan dari donatur. Skala prioritas akan diberikan kepada anak yatim – piatu dan siswa berprestasi yang tidak mampu.
8. Bantuan Emergensi Untuk Korban Kebakaran Pekan Lawe Sigalagala dan untuk Korban Bencana Alam Sumatera Barat.
Pada tanggal 21 September 2009 sekitar pukul 20.00, terjadi kebakaran di Pasar Lawe Sigalagala menghanguskan 32 pintu rumah tinggal dan ruko, diantara korban ada 12 keluarga warga HKBP Lawe Sigalagala, 8 dari Gereja tetangga dan selebihnya Muslim.
Praeses HKBP Distrik XII Tanah Alas mengkordinir bantuan emergensi melalui Pendeta Ressort mewartakan kepada setiap Jemaat untuk mengumpulkan bantuan spontanitas (In teken list) berupa beras, uang dan pakaian layak pakai. Bantuan tersebut langsung diserahkan kepada warga HKBP dalam pertemuan Khusus dengan Bidang Diakonia Distrik bersama seluruh pelayan Full time dipimpin Prases. Dalam kesempatan itu terhimpun uang Rp 15.000.000,- dari seluruh Ressort, 12 kaleng beras dan 1 goni pakaian layak pakai. Kepada korban yang rumahnya hangus terbakar diberikan bantuan uang Rp 1.000.000,- sebanyak 8 Keluarga, dan kepada korban yang rumahnya dirusak (4 KK) diberikan bantuan Rp 500.000.- bersama beras 1 kaleng, dan melalui Sintua Lingkungan diberikan pakaian layak pakai. Sisanya Rp 5.000.000,- dikirimkan melalui Diakonia HKBP bantuan untuk korban Gempa di Sumatra Barat.
9. Pelayanan Kesehatan
Sampai saat ini atas nama Gereja HKBP belum ada poliklinik di Distrik Tanah Alas. Yang sudah ada hanya Poliklinik Paroki Lawe Desky yang sudah melayani lebih dari 20 tahun, itupun sudah semakin surut. Dulu sempat dilayani oleh dokter, zuster dan Pastor, sekarang hanya dilayani oleh seorang bidan. Pelayanan Kesehatan oleh Pemerintan sudah hampir memadai. Di tiap Kecamatan sudah ada Puskesmas lengkap dengan tenaga dokter dan para perawat, dan tiap desa ada Puskesmas Pembantu atau Bindes. Tenaga dokter dari orang Kristen termasuk langka di Aceh Tenggara. Hanya ada 2 orang; satu warga HKBP Lawe Sigalagala, yaitu dr. Marsaulina br. Siregar dan satu lagi dr.M Sianturi (gembala sidang kharismatik). Itulah salah satu factor HKBP sulit melayani bidang kesehatan.
Sudah menjadi program kerja HKBP bersama Gereja yang bergabung dalam BKAG Aceh Tenggara akan mengadakan pengobatan Gratis pada tanggal 26 Desember 2009 dalam rangka menyambut Natal 2009., kerjasama dinas kesehatan Pemkab Agara dengan BKAG, dimana tahun ini HKBP menjadi tuan rumah Natal Oikumene Kab Aceh Tenggara yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2009 di HKBP Lawe Sigalagala.
III. Program yang belum dapat terlaksana :
1.Perayaan Paskah Pemuda. Direncanakan bakti Paskah untuk Remaja dan Pemuda dengan kegiatan Penelaahan Alkitab dan gotong royong di setiap jemaat. Jadwal tgl 7-14 Maret. Kendala kesibukan persiapan ujian sekolah.
2. Seminar sehari Pemuda. Thema : Membangun Generasi muda yang peduli masa depan. Direncanakan tgl. 19 April 2009 di HKBP Simpang Semadam Peserta 10 orang Pemuda/i dan Paniroi Naposobulung tiap Ressort. Pelaksana : kabid Marturia dan Panitia.
Kendala : penyesuaian waktu, nara sumber dan dana
3..Pemberdayaan Wanita se Distrik.
Thema : Memberdayakan Parompuan membangun kesejahteraan keluarga melalui home industri. Direncanakan tgl 21 Mei di Ressort Maranti. Peserta 10 orang Parompuan dari tiap Ressort. Pelaksana : Panitia, kabid Koinonia dan diakonia.
Kendala : Nara sumber dan penyesuaian jadwal
4. Pemberdayaan Ama
Kegiatan Pengenalan dan latihan pertanian organic dan akrab lingkungan melalui tehnologi Em. Direncanakan tanggal 26 Juni 2009 di HKBP Lawe Desky. Peserta 10 orang ama setiap Ressort . Pelaksana : Panitia dan Kabid diakonia.
Kendala penyesuaian jawal berbenturan dengan Pesta Gereja.
5. Pendirian PAUD dan TK.
Dalam Rapat Program distrik sudah dibicarakan agar setiap Jemaat yang beranggotakan 100 KK atau lebih supaya mengusahakan mendirikan PAUD atau TK Kendala adalah dana dan guru yang professional atau berpengalaman.
Kami usulkan agar Dep Diakonia memprogramkan training reguler untuk guru TK, PAUD pada waktu yang akan datang, guna menunjang program tersebut.
IV. Penutup
Demikianlah pelayanan Diakonia HKBP Distrik XII Tanah Alas yang dapat kami laporkan, semoga apa yang telah dicapai dapat ditingkatkan dan dipertahankan dan yang belum dapat terlaksana tahun ini dapat dilaksanakan di tahun-tahun yang akan datang terlebih menyongsong Jubileum 150 tahun HKBP tahun 2011. Semoga.
Aceh Tenggara, Nopember 2009
Kabid Diakonia HKBP Dist. XII. T. Alas,
Pdt. GAMES PURBA S.Th
JUBILEUM 125 TAHUN HKBP SIBUNTUON RESORT BALIGE
Jubileum
Kamis, 03 Desember 2009
LAPORAN KEGIATAN DIAKONIA DISTRIK VIII JAWA KALIMANTAN
KEGIATAN TAHUN DIAKONIA DISTRIK VIII JAWA KALIMANTAN
No HURIA/RESSORT KEGIATAN KETERANGAN
1. KEBAYORAN SELATAN
1. Pemeriksaan Kesehatan Dini Kanker
2. Pemberian Beasiswa kepada anak kurang mampu
3. Pendirian CUM di HKBP Limo kerjasama dengan Distrik
4. Pelaksanaan Bakti Sosial Pengobatan Gratis bekerjsama dengan Distrik.
5. Home Industri Daur Ulang (3R) di HKBP Limo
2. RESSORT KEBAYORAN BARU
1. Pendirian Balai Pengobatan
2. Pendirian perpustakaan
3. Pendirian Koperasi Simpan Pinjam
4. Penanaman Pohon
5. Hidup bersih rokok di gereja
6. Penanggulangan Bencana Situ Gintung
3 RESSORT PETUKANGAN
1. Pemberian beasiswa
2. Pendirian TK di HKBP Parung kerjsama dengan distrik
3. Bakti Kesehatan
4. Pesta Raya Diakonia
4 RESSORT TEBET
1. Pemeriksaan kesehatan jemaat
2. Bakti Sosial Kesehatan di HKBP Palmerah
3. Pemeriksaan Ostoporasis
5 RESSORT MENTENG LAMA
1. Pengoperasion bibir sumbing gratis kerjasama dengan RSCM
2. Bakti Sosial Kesehatan Gratis
6 RESSORTSUDIRMAN
1. Beasiswa
2. Pelatihan Kursus komputer bekerjasama dengan lembaga lain.
No HURIA/RESSORT KEGIATAN KETERANGAN
1. KEBAYORAN SELATAN
1. Pemeriksaan Kesehatan Dini Kanker
2. Pemberian Beasiswa kepada anak kurang mampu
3. Pendirian CUM di HKBP Limo kerjasama dengan Distrik
4. Pelaksanaan Bakti Sosial Pengobatan Gratis bekerjsama dengan Distrik.
5. Home Industri Daur Ulang (3R) di HKBP Limo
2. RESSORT KEBAYORAN BARU
1. Pendirian Balai Pengobatan
2. Pendirian perpustakaan
3. Pendirian Koperasi Simpan Pinjam
4. Penanaman Pohon
5. Hidup bersih rokok di gereja
6. Penanggulangan Bencana Situ Gintung
3 RESSORT PETUKANGAN
1. Pemberian beasiswa
2. Pendirian TK di HKBP Parung kerjsama dengan distrik
3. Bakti Kesehatan
4. Pesta Raya Diakonia
4 RESSORT TEBET
1. Pemeriksaan kesehatan jemaat
2. Bakti Sosial Kesehatan di HKBP Palmerah
3. Pemeriksaan Ostoporasis
5 RESSORT MENTENG LAMA
1. Pengoperasion bibir sumbing gratis kerjasama dengan RSCM
2. Bakti Sosial Kesehatan Gratis
6 RESSORTSUDIRMAN
1. Beasiswa
2. Pelatihan Kursus komputer bekerjasama dengan lembaga lain.
Kegiatan Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan
KEGIATAN TAHUN DIAKONIA DISTRIK VIII JAWA KALIMANTAN
No HURIA/RESSORT KEGIATAN KETERANGAN
1. KEBAYORAN SELATAN 1. Pemeriksaan Kesehatan Dini Kanker
2. Pemberian Beasiswa kepada anak kurang mampu
3. Pendirian CUM di HKBP Limo kerjasama dengan Distrik
4. Pelaksanaan Bakti Sosial Pengobatan Gratis bekerjsama dengan Distrik.
5. Home Industri Daur Ulang (3R) di HKBP Limo
2. RESSORT KEBAYORAN BARU 1. Pendirian Balai Pengobatan
2. Pendirian perpustakaan
3. Pendirian Koperasi Simpan Pinjam
4. Penanaman Pohon
5. Hidup bersih rokok di gereja
6. Penanggulangan Bencana Situ Gintung
3 RESSORT PETUKANGAN 1. Pemberian beasiswa
2. Pendirian TK di HKBP Parung kerjsama dengan distrik
3. Bakti Kesehatan
4. Pesta Raya Diakonia
4 RESSORT TEBET 1. Pemeriksaan kesehatan jemaat
2. Bakti Sosial Kesehatan di HKBP Palmerah
3. Pemeriksaan Ostoporasis
5 RESSORT MENTENG LAMA 1. Pengoperasion bibir sumbing gratis kerjasama dengan RSCM
2. Bakti Sosial Kesehatan Gratis
6 RESSORT
SUDIRMAN 1. Beasiswa
2. Pelatihan Kursus komputer bekerjasama dengan lembaga lain.
No HURIA/RESSORT KEGIATAN KETERANGAN
1. KEBAYORAN SELATAN 1. Pemeriksaan Kesehatan Dini Kanker
2. Pemberian Beasiswa kepada anak kurang mampu
3. Pendirian CUM di HKBP Limo kerjasama dengan Distrik
4. Pelaksanaan Bakti Sosial Pengobatan Gratis bekerjsama dengan Distrik.
5. Home Industri Daur Ulang (3R) di HKBP Limo
2. RESSORT KEBAYORAN BARU 1. Pendirian Balai Pengobatan
2. Pendirian perpustakaan
3. Pendirian Koperasi Simpan Pinjam
4. Penanaman Pohon
5. Hidup bersih rokok di gereja
6. Penanggulangan Bencana Situ Gintung
3 RESSORT PETUKANGAN 1. Pemberian beasiswa
2. Pendirian TK di HKBP Parung kerjsama dengan distrik
3. Bakti Kesehatan
4. Pesta Raya Diakonia
4 RESSORT TEBET 1. Pemeriksaan kesehatan jemaat
2. Bakti Sosial Kesehatan di HKBP Palmerah
3. Pemeriksaan Ostoporasis
5 RESSORT MENTENG LAMA 1. Pengoperasion bibir sumbing gratis kerjasama dengan RSCM
2. Bakti Sosial Kesehatan Gratis
6 RESSORT
SUDIRMAN 1. Beasiswa
2. Pelatihan Kursus komputer bekerjasama dengan lembaga lain.
LAPORAN KEGIATAN DIAKONIA DISTRIK VIII JAWA KALIMANTAN
KEGIATAN TAHUN DIAKONIA
HKBP DISTRIK VIII JAWA KALIMANTAN
A. Pendahuluan
Kompleksitas persoalan jemaat dan masyarakat dewasa ini semakin menegaskan pentingnya peranan gereja. Gereja sebagai pembawa syalom Allah diajak untuk memberikan pelayanannya secara konkrit, baik itu di bidang pendidikan, ekonomi dan kesehatan. Kompleksitas pluralisme juga mengajak HKBP untuk ikut hadir di tengah-tengahnya dan menggaraminya. Atas situasi yang demikianlah HKBP dalam tahun diakonia 2009 telah memberikan respon atas persoalan itu mengusung tema “sejahtera masyarakat sejahtera gereja”.
Berbagai program gereja diarahkan untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat dan jemaat. Bukanlah hal yang mudah untuk merespon masalah tersebut. Namun dengan kebersamaan visi, misi, daya dan dana jemaat, HKBP mengupayakan berbagai program diakonia untuk merespon konteks persoalan yang dihadapi. Di bawah ini merupakan program-program diakonia yang telah dilaksanakan oleh HKBP Distrik VIII. Demikian juga merencanakan program untuk tahun 2010 sebagai estafet menuju Jubileum HKBP 150 tahun 2011.
B. Persiapan Tahun Diakonia
1. Pembentukan dan Pelantikan Badan Kerja Sama Diakonia Sejabodetabek dan Kalimantan
Pada hari Minggu, 22 Februari 2009 telah dilantik Badan Kerja Sama Diakonia Sejabodetabek dan Kalimantan Barat di HKBP Rawamangun. Badan ini bertugas untuk melaksanakan tugas-tugas pelayanan Diakonia sesuai dengan kebutuhan dan mengacu kepada Aturan Peraturan HKBP. Ketua BKSD adalah Dr. Todung Lumbantoruan.
2. Launching Tahun Diakonia
Pada hari Senin, 2 Maret 2009 di HKBP Jatiwaringin, secara bersama Distrik VIII Jawa Kalimatan, Distrik 19 Jakarta 2 dan distrik 21 Jakarta 3, telah melaksanakan Launching dan Sosialisasi Tahun Diakonia HKBP oleh Pimpinan HKBP Ephorus Pdt. Dr. B. Napitupulu dan Kepala Departemen Diakonia, Pdt. Nelson Siregar, STh.
3. Sosialisasi dan Penjemaatan Tahun Diakonia
Sosialisasi dan Penjemataan Tahun Diakonia di HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan telah dilaksanakan secara bersamaan pada hari Minggu, 05 April 2009 di jemaat gereja HKBP se Distrik VIII. Bersamaan dengan itu dilakukan Pertukaran Mimbar dan Pengumpulan Persembahan untuk mendukung kegiatan Tahun Diakonia HKBP Distik VIII Jawa Kalimantan
C. Program Tahun Diakonia
I. Pendahuluan
Salam Diakonia! “Sejahtera Masyarakat, Sejahtera Gereja”
Tahun 2009 telah ditetapkan sebagai Tahun Diakonia HKBP dalam pelayanan HKBP seluruh dunia. Untuk melaksanakan Tahun Diakonia tersebut, HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan membentuk Panitia Pelaksana Tahun Diakonia untuk menyusun dan melaksanakan berbagai program diakonia baik jangka pendek maupun jangka panjang. Nama-nama panitia yang terbentuk merupakan utusan-utusan dari gereja HKBP yang berada di bawah naungan HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan.
Secara resmi, sebanyak 66 orang Panitia Pelaksana Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan telah dilantik oleh Praeses Pdt. Mori Sihombing, STh. Pelantikan dilaksanakan pada kebaktian Minggu, 18 Januari 2009 di HKBP Kebayoran Selatan. Pada pelantikan tersebut diamanatkan kepada seluruh panitia agar bekerja keras untuk menyusun program kerja dan melaksanakannya serta menyukseskan pelaksanaan Tahun Diakonia HKBP 200, khususnya di aras pelayanan Distrik VIII Jawa Kalimantan.
Dengan demikian maka Panitia telah menyusun berbagai program kerja melalui 6 (enam) bidang. Ada 6 (enam) bidang dalam kepanitiaan ini yaitu: 1) Bidang Penjemaatan, 2) Bidang Kesehatan, 3) Bidang Pendidikan, 4) Bidang Tanggap Bencana dan Lingkungan Hidup, 5) Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan 6) Bidang Pendanaan. Masing-masing bidang dipimpin oleh ketua bidang dan menyusun program sesuai bidangnya masing-masing.
Sampai memasuki bulan ke 11 tahun 2009, Panitia telah melaksanakan berbagai program yang telah diagendakan serta telah mempersiapkan rancangan program jangka panjang sebagai landasan untuk menuju Jubileum 150 Tahun HKBP seperti Pendirian Sekolah TK, Pengadaan Tanah untuk Klinik dan Pengadaan Tanah untuk Pusat Retreat & Pengembangan SDM HKBP di Jonggol. Diharapkan HKBP dapat melanjutkannya setelah tugas panitia selesai.
Panitia Pelaksana Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas terselenggaranya beberapa kegiatan yang telah direncanakan dalam rangka Tahun Diakonia HKBP 2009. Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, semata mata hanya karena pertolongan Tuhan Yesus Kristus serta dukungan dari Praeses, Kepala Bidang Diakonia, para pendeta dan jemaat HKBP di Distrik VIII Jawa Kalimantan ini. Panitia menyadari tentunya masih banyak kekurangan atas berbagai kegiatan ini termasuk capaiannya, untuk itu panitia menyampaikan permohonan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Selanjutnya Panitia masih sangat mengharapkan dukungan doa, moril dan dana dari semua jemaat HKBP untuk mendukung beberapa kegiatan yang masih akan dilaksanakan ke depan ini. Terima kasih!
II. Rencana Program
Berdasarkan hasil keputusan rapat panitia serta pertimbangan-pertimbangan kelanjutan pelayanan diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan memasuki masa Jubileum 150 Tahun HKBP, maka ditetapkan rencana program panitia sebagai berikut:
1) Bidang Penjemaatan
Tugas : Memberdayakan unsur/komponen yang ada di Distrik VIII agar
mampu menjemaatkan dan mensosialisasikan gagasan Tahun
Diakonia HKBP 2009 ke Jemaat-jemaat
Program/Kegiatan:
a) Melaksanakan Lokakarya Diakonia
Memberikan pemahaman tugas bersama kediakoniaan di Tingkat Distrik kepada Jemaat
b) Penjemaatan Penelaan Alkitab
Pemahaman bahwa seluruh Kegiatan Diakonia tetap merupakan bagian dari IBADAH
c) Aktualisasi Thema, Subthema, Motto & Mars Diakonia
Pemahaman arti Tema/Subtema/Motto Diakonia dlm apresiasi Lagu Mars
2) Bidang Pendidikan
Program/Kegiatan:
a) Pendirian Taman Kanak-kanak (TK)
Tujuan:
• Memahami urgensi Taman Kanak-kanak dalam perkembangan jemaat diakonial
• Memiliki tenaga pengajar dan Yayasan pengasuh Taman Kanak-kanak
b) Pendiriaan Perpustakaan Mini
Tujuan:
• Memahami urgensi pengembangan minat baca di kalangan jemaat
• Memahami pengetahuan dasar pengelolaan Perpustakaan ‘Mini’.
c) Pembentukan Komisi Beasiswa Distrik
Tujuan:
• Adanya wadah yang memfasilitasi jemaat-jemaat yang hendak memberikan beasiswa belajar
• Menggugah hati jemaat untuk mau memberi bantuan kepada anggota jemaat berprestasi.
• Menolong siswa-siswa berprestasi yang kurang mampu secara finansial untuk mendapatkan pendidikan formal 9 tahun dan melanjutkan ke tahap yang lebih tinggi
3) Bidang Kesehatan
Tugas: Melayani jemaat dan masyarakat melalui kegiatan diakonia kesehatan yang
dilakukan secara HOLISTIK melalui tercapainya kesehatan Fisik, Mental
dan Sosial, secara khusus di HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan
Program/Kegiatan:
a) Bakti Sosial Kesehatan & Pengobatan Gratis
b) Penyuluhan HIV/AIDS
c) Kegiatan Donor Darah
d) Seminar & Konsultansi Kesehatan
e) Pendirian Klinik Kesehatan & Mobil Ambulans Kesehatan
4) Bidang Tanggap Bencana & Lingkungan Hidup
Program/Kegiatan:
a) Penanaman Pohon dan Pembuatan Lubang BIOPORI
Menciptakan lingkungan hidup yang hijau & resapan air guna mendukung pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup
b) Pembentukan POS Tanggap Bencana
Sebagai lembaga Aksi Tanggap Darurat Bencana untuk membantu jemaat/masyarakat terkena bencana secara cepat & terukur dengan dana yang cukup
c) Pelatihan Manajemen Bencana
Menciptakan Tim Terlatih HKBP dalam membantu korban bencana
d) Diseminasi & Penyuluhan Lingkungan Hidup & 4R
Meningkatkan kesadaran & pemahaman jemaat tentang Lingkungan Hidup & Program 4R
5) Bidang Pemberdayaan Ekonomi
Program/Kegiatan:
a) Wirausaha
Tujuan:
• Menumbuh kembangkan kegiatan wirausaha di tengah-tengah jemaat dan masyarakat dalam rangka peningkatan ekonomi keluarga melalui kegiatan pemanfaatan limbah rumah tangga dengan pola recycling (daur ulang) limbah.
• Mendukung program pemerintah dan HKBP dalam mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan melalui kegiatan wirausaha dengan pola recycling limbah rumah tangga.
• Meningkatan ketrampilan ibu rumah tangga dalam bidang pembuatan payet dan merangkai bunga guna meningkatkan ekonomi rumah tangga.
Program Wirausaha:
1) Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Model 4R
Pelatihan Daur Ulang Limbah Skala Rumah Tangga
Bantuan Modal Kerja Untuk Daur Ulang Limbah Rumah Tangga
2) Keterampilan Rumah Tangga
Pelatihan Pembuatan Payet
Pelatihan Merangkai Bunga
b) Pembentukan Koperasi
Tujuan:
• Memberdayakan jemaat yang ekonomi lemah (marginal) seperti, buruh, pedagang kaki lima, supir, tambal ban dan lain – lain.
• Meningkatkan kesejahteraan ekonomi jemaat adalah merupakan bagian tugas pelayanan gereja, beberapa lembaga swadaya masyrakat baik itu yang berdiri sendiri maupun dibawah struktur gereja melalui koperasi simpan pinjam ( CUM).
Program Koperasi:
1) Mendirikan Credit Union Modification (CUM) di Tingkat Distrik
2) Mendirikan Koperasi Serba Usaha di Tingkat Resort/Jemaat
3) Pelatihan dan Penyuluhan Koperasi bagi Jemaat
6) Bidang Pendanaan
Tugas : Mengumpulkan dan menggalang dana dengan berbagai bentuk kegiatan guna mendukung berbagai program yang telah ditetapkan dalam rangka mensukseskan pelaksanaan tahun Diakonia di HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan
Program/Kegiatan:
a) Pengumpulan Dana Melalui Pelean Minggu
b) Penjualan Souvenir
c) Sumbangan Panitia
d) Sumbangan Donatur
e) Malam Dana Diakonia
Rencana Anggaran Biaya
1. Bidang Penjemaatan Rp. 10.000.000,-
2. Bidang Pendidikan Rp. 100.000.000,-
3. Bidang Kesehatan + Ambulance Rp. 600.000.000,-
4. Bidang Tanggap Bencana & LH Rp. 100.000.000,-
5. Bidang Pemberdayaan Ekonomi Rp. 150.000.000,-
6. Pengadaan Lahan Retreat & Poliklinik Rp. 1.000.000.000,-
7. Pembangunan Pusat Retreat & Poliklinik Rp. 1.000.000.000,-
8. Sekretariat Rp. 10.000.000,-
9. Lain- lain Rp. 10.000.000,-
Jumlah Rp. 2.980.000.000,-
(Terbilang: Dua milyar Sembilan ratus delapan puluh juta rupiah)
III. Realisasi Program
Berbagai program yang telah direalisasikan berdasarkan program yang telah dirancanakan sebagai berikut:
1. Sosialisasi dan Penjemaatan Ttahun Diakonia
Sosialisasi dan Penjemataan Tahun Diakonia di HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan telah dilaksanakan secara bersamaan pada hari Minggu, 05 April 2009 di jemaat gereja HKBP se Distrik VIII. Dalam hal ini Panitia memberikan sosialisasi dan penjelasan secara langsung kepada jemaat di masing-masing gereja. Bersamaan dengan itu dilakukan Pertukaran Mimbar dan Pengumpulan Persembahan untuk mendukung kegiatan Tahun Diakonia HKBP Distik VIII Jawa Kalimantan.
Kegiatan sosialisasi ini dilakukan guna menjelaskan maksud dan tujuan program-program panitia baik yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang. Secara umum, jemaat sangat mendukung segala program dan kegiatan yang menyangkut pelayanan diakonia HKBP.
2. Bakti Sosial Kesehatan & Pengobatan Gratis
Sebagai wujud atas rencana panitia untuk berperan dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat jemaat dan warga sekitar gereja, Panitia Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan dan PERTEKES telah melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Kesehatan Diakonia di beberapa gereja yaitu:
No. Tanggal Lokasi Kegiatan Keterangan
1. 24 Februari 2009 HKBP Kandang Roda Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja lebih kurang 250 orang kerjasama dengan LCMS dari USA
2. 28 Maret 2009 HKBP Limo Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja lebih kurang 110 orang
3. 23 Mei 2009 HKBP Tridarma Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja.
4. 13 Juni 2009 HKBP Depok Timur Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja.
5. 20 Juni 2009 HKBP Parung Panjang Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja lebih kurang 100 orang.
6. 04 Juli 2009 HKBP Limo Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja.
7. 18 Juli 2009 HKBP Cileungsi Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja.
8. 15 Agustus 2009 HKBP Limo Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja.
9. 10 Oktober 2009 HKBP Palmerah Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja lebih kurang 160 Orang
10. 07 November HKBP Limo Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar
Secara umum, kegiatan bakti sosial kesehatan/pengobatan gratis ini sangat didukung oleh jemaat dan sangat diharapkan oleh masyarakat sekitar gereja agar dapat dilaksanakan secara rutin di masing-masing gereja. Untuk itu, secara jangka panjang, Panitia sangat berharap agar setiap gereja dapat melanjutkan kegiatan pengobatan gratis ini secara berkala dan bekerja sama dengan Lembaga Pertekes milik HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan
3. Seminar & Konsultansi Kesehatan
Kegiatan seminar kesehatan dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2009 di HKBP Kebayoran Baru. Seminar kesehatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Rumah Sakit Pantai Mutiara Penang (Malaysia) yang menampilkan 4 (empat) orang dokter spesialis RS Pantai Mutiara Penang sebagai pembicara. Pembicara menyampaikan paparan klinis mengenai bedah syaraf, jantung, kebidanan dan lain-lain. Setelah seminar dilakukan pula konsultansi pribadi yang dilayani oleh keempat dokter tersebut yang didampingi oleh dokter-dokter yang terlibat dalam kepanitiaan.
Seminar ini dibuka oleh Preases Pdt. Mori Sihombing, MTh dan diikuti oleh jemaat, para pendeta dari Distrik VIII Jawa Kalimantan. Jumlah peserta yang hadir mencapai 400 orang yang berasal dari jemaat gereja di lingkup Distrik VIII Jawa Kalimantan. Harapan dari kegiatan ini kiranya dalam waktu dekat dapat terjalin kerjasama antara HKBP dengan rumah sakit dalam bidang kesehatan.
Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Panitia, Pertekes dan Rumah Sakit Pantai Mutiara Penang (Malaysia). Kelanjutan kerjasama ini dapat dilakukan secara kelembagaan baik dengan HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan maupun HKBP Pusat untuk jangka panjang baik dalam bentuk seminar-seminar kesehatan maupun dalam bentuk donasi.
4. Pengenalan dan Pembekalan Koperasi
Kegiatan pengenalan dan pembekalan koperasi bagi jemaat HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan dilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2009 di HKBP Kebayoran Baru. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan bentuk koperasi bagi gereja-gereja, sehingga secara jangka panjang di setiap gereja akan terbentuk koperasi atau CUM sebagai salah satu unit usaha gereja yang mampu memberdayakan dan meningkatkan ekonomi jemaat.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Panitia bekerjasama dengan Kementerian Negara Koperasi dan UKM yang dihadiri oleh 70 orang peserta yang berasal dari utusan jemaat dari gereja Distrik VIII Jawa Kalimantan. Dalam hal ini hadir 3 (tiga) orang pembicara dari Kementerian Negara Koperasi dan UKM serta praktisi koperasi
Kelanjutan dari kegiatan ini antara lain telah berdiri CUM (credit union modification) di HKBP Limo dan Koperasi di HKBP Kebayoran Baru.
5. Lokakarya Diakonia
Untuk menjaring kesamaan pemahaman dan perencanaan program-program yang ingin dicapai dalam melaksanakan Tahun Diakonia 2009 serta mendapatkan masukan-masukan dari masing-masing gereja, maka pada hari Sabtu, 25 April 2009 telah dilaksanakan kegiatan Lokakarya Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan di Aula Ekonomi Kampus UKI Jakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh Praeses dan para pendeta Distrik VIII serta 110 orang peserta utusan gereja di Distrik VIII JK. Kegiatan lokakarya ini berisi kebaktian, pembekalan oleh Praeses dan diskusi kelompok. Sebagai pembicara dalam lolakarya ini antara lain Praeses Mori Sihombing, Ibu Ayuningsih, MA (Praktisi/PendiriSekolah TK) berbasis low cost, high management and full of diakonia. Pembicara lainnya adalah para ketua bidang yang dalam hal ini memaparkan berbagai program/kegiatan panitia yang akan dilaksanakan dalam Tahun Diakonia ini maupun program jangka panjang.
Dalam lokakarya ini juga dilakukan diskusi kelompok yang berhubungan dengan bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, tanggap bencana/lingkungan hidup serta pargodungan. Seluruh peserta sangat mendukung kegiatan panitia diakonia, terutama program-program yang bersifat jangka panjang seperti Pendirian TK, Klinik Kesehatan, Koperasi dan Pembangunan Pusat Retreat dan Pengembangan SDM HKBP di Jonggol.
Kegiatan lokakarya berjalan dengan baik mulai dari jam 09.00 – 17.30 wib.
6. Kegiatan Pelatihan Daur Ulang Limbah (3r)
Kegiatan ini diangkat guna mendukung program pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup. Hal ini mencerminkan sikap dan peran HKBP yang sangat mendukung pemerintah dalam kegiatan pelestarian lingkungan hidup. Dalam kaitannya dengan program Panitia, telah dilakukan kegiatan daur ulang limbah/sampah rumah tangga dengan model 3R (reduce, reuse, recycle).
Kegiatan ini telah menghasilkan produk-produk keterampilan berupa tas alkitab berlogo Tahun Diakonia HKBP 2009 sebanyak 1.000 buah, dimana produk ini telah dijual ke jemaat di lingkup HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan.
Disamping itu, panitia juga telah melakukan pelatihan-pelatihan keterampilan daur ulang limbah di beberapa gereja HKBP dan sekolah yaitu:
- HKBP Limo
- HKBP Gunung Putri Sola Gratia
- HKBP Depok II
- HKBP Maranata Rawa Lumbu
- Gereja Kristus Teluk Naga Tangerang.
- SMAN 1 Depok
Dalam mendukung kegiatan daur ulang sampah ini, beberapa orang donator telah menyumbang mesin jahit kepada gereja yang membutuhkannya sebagai modal usaha yaitu;
- 4 (empat) unit ke HKBP Limo
- 1 (satu) unit ke HKBP Gunung Putri Sola Gratia
Kiranya bantuan peralatan dan keterampilan yang telah diberikan panitia dapat ditindaklanjuti oleh jemaat tersebut, sebagai suatu langkah awal untuk membangun ekonomi jemaat yang lebih produktif melalui pemberdayaan jemaat dan limbah rumah tangga.
7. Pendirian CUM dan Koperasi
Sebagai kelanjutan dari pembekalan dan pengenalan koperasi, dimana telah diprogramkan akan dibentuk wadah Credit Union Modification (CUM) dan koperasi di tingkat jemaat, maka dalam kaitan ini pada tanggal 7 Juni 2009 telah terbentuk sebuah CUM di HKBP Limo dan Sebuah Koperasi di HKBP Kebayoran Baru pada bulan Juli 2009.
8. Pelatihan Merangkai Bunga & Payet
Pada bulan April 2009, Panitia Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan telah melakukan kegiatan pelatihan keterampilan merangkai bunga dan pembuatan payet bagi ibu-ibu jemaat HKBP di Pontianak. Hal ini dilakukan sesuai dengan rencana panitia yang ingin membantu mengembangkan ekonomi rumah tangga jemaat melalui berbagai bentuk keterampilan ibu-ibu dalam usaha ekonomi kreatif dan produktif agar jemaat semakin sejahtera.
Kegiatan pelatihan ini dilakukan secara cuma-cuma bagi jemaat di berbagai gereja HKBP di Pontianak dan berjalan dengan baik.
9. Pendirian Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) “Sejahtera”
Sekolah Taman Kanak-kanak telah berdiri di HKBP Kandang Roda dan HKBP Parung Panjang. Hal ini dapat terwujud berkat kerjasama yang baik antara Panitia dengan Pimpinan dan Jemaat HKBP Kandang Roda dan HKBP Parung Panjang. Jika Tuhan Yesus berkenan maka Kedua TK inilah yang merupakan sekolah pertama milik HKBP di Pulau Jawa, yang tentunya akan terus dikembangkan baik kualitas maupun kuantitas sesuai dengan kebutuhannya. Secara jangka panjang, sekolah TK ini akan dikelola oleh Kantor HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan.
TK Sejahtera kandang Roda, pembangunan gedung di atas tanah milik HKBP Kandang Roda dan fasilitas kelengkapan belajar dan mengajar serta gurunya dilakukan oleh panitia, dan selanjutnya akan dikelola oleh Distrik VIII Jawa Kalimantan. Sementara itu, di TK Sejahtera Parung Panjang, panitia sedikit merenovasi bangunan milik HKBP Parung Panjang dan menyediakan fasilitas dan peralatan berlajar dan mengajar.
TK ini telah diresmikan secara langsung oleh Praeses HKBP Distrik VII Jawa Kalimantan pada hari Selasa, 21 Juli 2009 di HKBP kandang Roda. Hingga saat ini proses belajar dan mengajar telah berlangsung dengan baik dimana TK Sejahtera Kandang Roda memiliki murid 12 murid dan TK Sejahtera Parung Panjang memiliki 10 murid. Sangat disyukuri bahwa di TK Sejahtera Kandang Roda terdafdar seorang murid yang beragama non kristiani, hal ini menunjukkan bahwa keberadaan TK ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar gereja dan diharapkan menjadi sekolah yang berbasis pelayanan yang mengakar di tengah-tengah masyarakat sekitarnya.
Untuk kelanjutan pengelolaan kedua TK ini maka HKBP Distrik VIII harus segera membentuk yayasan atau badan yang akan mengurus kegiatan belajar dan mengajar serta administrasi sekolah sesuai dengan ketentuan pemerintah. Jika tidak segera dibentuk maka dikuatirkan sekolah ini akan tidak terurus dengan baik dan professional.
10. Acara Malam Dana Diakonia
Acara Malam Dana Diakoni dilaksanakan pada Hari Jumat, 28 Agustus 2009, di Grand Central Restaurant Bulungan Jakarta Selatan. Malam “Berbagi Sejahtera” Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan benar-benar aksi berbagi kasih. Acara berjalan hikmat dan sukses, dihadiri oleh para donator, pendeta dan panitia dimana dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung Program Panitia Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan.
Acara ini merupakan salah satu bentuk pengumpulan dana dari para donator untuk mendukung beragam program Panitia Pelaksana Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan dalam rangka Tahun Diakonia HKBP 2009. Acara malam “Berbagi Sejahtera” ini dihadiri oleh Kepala Departemen Diakonia HKBP, Praeses dan Para Kepala Bidang HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan beberapa orang pendeta, para donator dan panitia yang berjumlah lebih kurang 100 orang. Setelah kebaktian, acara dilanjutkan dengan makan bersama serta pemberian kata sambutan dan pengumpulan donasi “Berbagi Sejahtera” diselingi hiburan.
Karena kasih Tuhan Yesus ditambah dengan semangat dan kerja keras Panitia serta dukungan dari para donator, pendeta, parhalado serta jemaat, acara ini berhasil mengumpulkan dana lebih dari 400 juta rupiah (hasil malam dana terlampir). Sumbangan terbesar diberikan oleh Kel. AP Batubara/Br. Tambunan & Ari Batubara/Br. Silalahi (jemaat HKBP Tebet) sebesar Rp. 100 juta, urutan kedua sumbangan Kel. St. Patar Situmeang/Br. Simamora (jemaat HKBP Petukangan) sebesar Rp. 64 juta, urutan ketiga sumbangan Kel. Benyamin Naibaho/Br. Hutabarat (jemaat HKBP Kebayoran Selatan) sebesar Rp. 30 Juta, urutan keempat sumbangan Kel. Saibun Sinaga/Br.Silaen (jemaat HKBP Depok 1) sebesar Rp. 26 juta, urutan kelima sumbangan Kel. Budi Manurung (jemaat HKBP Kebayoran Baru) sebesar Rp. 20 Juta dan urutan keenam sumbangan Kel. St MP Sibarani (jemaat HKBP Kebayoran Baru) sebesar Rp. 15 Juta. Di luar keenam donator ini, masih banyak lagi donatur yang dengan sukacita memberikan sumbangan, baik yang hadir pada acara tersebut maupun yang tidak hadir.
Hasil pengumpulan dana pada malam “Berbagi Sejahtera” ini akan digunakan untuk membangun klinik kesehatan di Bekasi seluas 400 dan membeli tanah di Jonggol untuk pusat retreat dan pengembangan SDM HKBP serta melanjutkan program-program lain yang telah direncanakan panitia seperti Taman Kanak-kanak Sejahtera.
Namun demikian, dana yang terkumpul ini belumlah cukup untuk merealisasikan seluruh program panitia, untuk itu masih diperlukan strategi pencarian dana sesuai dengan kebutuhan tersebut. Diharapkan pada Pesta Raya Diakonia yang akan dilaksanakan pada hari Minggu, 29 Nopember 2009 masih dapat dilakukan pengumpulan dana untuk melanjutkan program panitia.
11. Pendirian Klinik Kesehatan
Semangat mendirikan Klinik Kesehatan milik HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan masih terus dilanjutkan. Sebagaimana rencana Panitia untuk mendirikan Klinik Kesehatan atau Balai Pengobatan Umum (BPU), telah ada seorang donator St. Diana Sibarani, jemaat HKBP Sudirman yang meresponnya dengan memberikan (menghibahkan) lahannya seluas 200 M2 di Desa Buni Bakti Kecamatan Teruna Jaya Bekasi.
Direncanakan luas lahan akan dikembangkan menjadi 400 M2, dimana tambahan 200 M2 akan dibeli oleh Panitia. Sampai saat ini Panitia masih melakukan studi dan kajian serta perencanaan teknis pendirian Klinik Kesehatan tersebut.
Saat ini proses legalitas dan jual beli terhadap tanah 200 meter (pengembangan) sedang dilakukan. Diharapkan pada bulan November proses jual beli dan peningkatan hak kepemilikan atau sertifikat hak milik dapat terwujud dengan baik. Semua asset tanah ini akan dibuat legalitasnya atas nama HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan.
12. Sumbangan Korban Gempa Tasikmalaya
Atas bencana gempa yang menimpa Tasikmalaya dan sekitarnya, Pel Kabid Diakonia bersama Seksi Bencana melakukan assessment terhadap kebutuhan korban gempa di Tasikmalaya pada tanggal 8 September 2009. Atas assessment tersebut pada tanggal 7 Oktober 2009 Distrik VIII yang dipimpin Kepala Departemen Diakonia Pdt. Nelson Siregar dan Praeses Pdt. Mori Sihombing bersama rombongan menyumbangkan 400 sak semen ke daerah desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang Tasikmalaya. Sumbangan ini merupakan hasil persembahan jemaat kepada bencana Tasikmalaya.
13. Sumbangan Korban Gempa Sumatera Barat
Pada 30 Oktober 2009 terjadi gempa di Sumatera Barat dan sekitarnya. Oleh sebab itu, distrik yang dikordinir oleh Kepala Departemen Diakonia dan Pel Kabid Diakonia berangkat menuju Padang menyumbangkan bantuan kepada HKBP Padang dan sekitarnya berupa sembako, tenda, dan uang. Dana bantuan tahap I ini didahulukan dari kas distrik. Kemudian pada tanggal 6-8 November, kembali Distrik VIII akan berangkat ke Padang memberikan sumbangan dari Persembahan Jemaat untuk Gempa Sumbar dan melakukan pengobatan gratis kepada Jemaat HKBP dan warga masyarakat dusun Campago Desa Limo- Pariaman.
14. Bantuan Korban Angin Puting Beliung Kalimantan Barat
Pada Oktober, distrik memberi bantuan dana kepada enam kepala keluarga jemaat HKBP Resort Pontianak. Tiga rumah jemaat mengalamai rusak berat dan tiga rumah rusak ringan.
15. Pendirian Pusat Retreat & Pengembangan SDM HKBP
Konsep awal pargodungan adalah pusat pembinaan warga jemaat secara holistik baik jasmani maupun rohani. Pargodungan tidak terpisahkan dari usaha peningkatan SDM warga HKBP dimana para penghuninya (biasanya para pelayan penuh waktu) selalu kreatif, inovatif dan imajinatif untuk pembangunan jemaat maupun masyarakat.
Panitia telah mempunyai program dalam konsep pargodungan masa kini yaitu mendirikan satu pusat retreat di sekitar JABODETABEK yang terintegrasi dengan pusat- pusat latihan terpadu ( pertanian, peternakan, keterampilan dan leadership / kepemimpinan ). Lahan tersebut berada di daerah Jonggol Jawa Barat berjarak 24 km dari pintu Citeurup tol Jagorawi. Akses jalan menuju lokasi sudah beraspal hotmix dan mudah di jangkau oleh kendaraan kecil maupun besar.
Pengadaan tanah untuk Pusat Retreat dan Pengembangan SDM ini, sudah memasuki tahap pembayaran uang muka (DP) dan dilanjutkan hingga pengurusan legalitas serta pengukuran tapak lahan hingga pelunasan pembayaran. Sebagai langkah awal dari panitia, akan dibeli lahan seluas 2 (dua) hektar yang langsung akan menjadi hak milik HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan. Peruntukan lahan 2 (dua) hektar ini adalah sebagai tempat retreat dan pusat pelatihan - pelatihan : keterampilan , pertanian , peternakan, perikanan , kepemimpinan (Outbound, Youth Camp, Motivation, Team building)
IV. Program jangka panjang (lanjutan)
Secara jangka panjang segala asset yang telah dibeli dan dipersiapkan oleh Panitia Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan ini haruslah dikelola secara baik dan professional. Oleh sebab itu, realisasi pembentukan Yayasan atau Badan Pengelola berbagai kegiatan ini harus segera dibentuk. Sebagai pengurus yayasan atau badan ini adalah orang-orang yang professional di bidangnya dan mau memberikan waktu, tenaga, pikiran bahkan donasinya untuk melanjutkan semua program jangka panjang panitia. Program yang menjadi kelanjutan dari Panitia yang harus dilanjutkan HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan adalah:
1. Taman Kanak-kanak (TK) Sejahtera
Dua TK Sejahtera telah berdiri dan sudah berjalan proses belajar dan mengajar yaitu di HKBP Kandang Roda dan HKBP Parung Panjang. Kedudukan kedua TK ini harus dipertegas sehingga pengelolaannya dapat berjalan dengan baik ke depannya. Secara jangka panjang, apabila sudah terbentuk Yayasan atau Badan Pengelola Pendidikan ini, maka sebaran TK Sejahtera harus diperbanyak. Dengan demikian diharapkan akan terbangun TK Sejahtera lebih banyak lagi. Paling tidak saat Jubileum HKBP ke 150 Tahun sudah dapat berdiri 10 TK Sejahtera di Jawa Kalimantan
2. Pembangunan Klinik di Desa Buni Bakti, Bekasi
Ketersediaan lahan seluas 400 meter2 di Desa Buni Bakti Kecamatan Teruna Jaya Bekasi diperuntukkan bagi pendirian klinik milik HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan. Sebagai kelanjutan program panitia, di atas lahan ini sudah berdiri bangunan Klinik pada tahun 2010. Untuk itu masih diperlukan dana lanjutan untuk membangunan klinik ini. Untuk mengelola klinik ini, juga perlu dibentuk Yayasan atau Badang Pengelolaa, sehingga klinik ini dapat berjalan dengan baik dan professional. Secara jangka panjang diharapkan klinik ini akan menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di sekitarnya sebagai implementasi inklusifitas HKBP di tengah-tengah masyarakat. Dengan berdiri dan beroperasinya klinik ini maka:
a. HKBP memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas serta terjangkau bagi pelayan dan jemaat secara khusus serta masyarakat secara umum.
b. Menjadi media pelayanan yang strategis.
c. Tempat konsultasi terhadap penyakit- penyakit sosial yang terjadi di masyarakat seperti : Pengunaan Narkoba, HIV AIDS dan penyakit menular lainnya.
3. Pembangunan Pusat Retreat & Pengembangan SDM HKBP di Jonggol
Setelah dilakukan langkah Tahap Pertama yaitu pembelian lahan untuk Pusat Retreat dan Pengembangan SDM HKBP seluas 2 (dua) hektar di Jonggol maka langka selanjutnya adalah:
a) Tahap Kedua. Di atas lahan tersebut dimulai pembangunan tempat retreat dan pelatihan - pelatihan. Dengan konsep back to nature berupa vila-vila tradisional yang disesuaikan dengan alam setempat dan pendekatan sosial kemasyarakatan, sehingga dapat meminimalisasi biaya pembangunan. Tempat ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh Gereja yang ada di JABODETABEK.
b) Tahap Ketiga adalah tahap lanjutan yaitu perluasan lahan hingga 5 sampai 15 hektar lebih yang diperuntukkan untuk perumahan para pelayan maupun jemaat yang berminat untuk memiliki lahan di sekitar pusat pelatihan tersebut dengan harga yang terjangkau. Dengan demikian diharapkan secara jangka panjang Lahan Pusat Retreat dan Pengembangan SDM HKBP ini akan dikelilingi oleh lahan-lahan milik warga HKBP sehingga akan menjadi perkampungan HKBP ke depannya. Untuk itu, akan ditawarkan lahan atau kaveling-kaveling seluas 1.000 – 2.000 meter2 kepada para pendeta dan jemaat HKBP dengan harga pasar.
Untuk pencapaian kesemuanya tersebut, perlu dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) sebagai pengelola pembangunan dan pengembangan pusat retreat.
HKBP DISTRIK VIII JAWA KALIMANTAN
A. Pendahuluan
Kompleksitas persoalan jemaat dan masyarakat dewasa ini semakin menegaskan pentingnya peranan gereja. Gereja sebagai pembawa syalom Allah diajak untuk memberikan pelayanannya secara konkrit, baik itu di bidang pendidikan, ekonomi dan kesehatan. Kompleksitas pluralisme juga mengajak HKBP untuk ikut hadir di tengah-tengahnya dan menggaraminya. Atas situasi yang demikianlah HKBP dalam tahun diakonia 2009 telah memberikan respon atas persoalan itu mengusung tema “sejahtera masyarakat sejahtera gereja”.
Berbagai program gereja diarahkan untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat dan jemaat. Bukanlah hal yang mudah untuk merespon masalah tersebut. Namun dengan kebersamaan visi, misi, daya dan dana jemaat, HKBP mengupayakan berbagai program diakonia untuk merespon konteks persoalan yang dihadapi. Di bawah ini merupakan program-program diakonia yang telah dilaksanakan oleh HKBP Distrik VIII. Demikian juga merencanakan program untuk tahun 2010 sebagai estafet menuju Jubileum HKBP 150 tahun 2011.
B. Persiapan Tahun Diakonia
1. Pembentukan dan Pelantikan Badan Kerja Sama Diakonia Sejabodetabek dan Kalimantan
Pada hari Minggu, 22 Februari 2009 telah dilantik Badan Kerja Sama Diakonia Sejabodetabek dan Kalimantan Barat di HKBP Rawamangun. Badan ini bertugas untuk melaksanakan tugas-tugas pelayanan Diakonia sesuai dengan kebutuhan dan mengacu kepada Aturan Peraturan HKBP. Ketua BKSD adalah Dr. Todung Lumbantoruan.
2. Launching Tahun Diakonia
Pada hari Senin, 2 Maret 2009 di HKBP Jatiwaringin, secara bersama Distrik VIII Jawa Kalimatan, Distrik 19 Jakarta 2 dan distrik 21 Jakarta 3, telah melaksanakan Launching dan Sosialisasi Tahun Diakonia HKBP oleh Pimpinan HKBP Ephorus Pdt. Dr. B. Napitupulu dan Kepala Departemen Diakonia, Pdt. Nelson Siregar, STh.
3. Sosialisasi dan Penjemaatan Tahun Diakonia
Sosialisasi dan Penjemataan Tahun Diakonia di HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan telah dilaksanakan secara bersamaan pada hari Minggu, 05 April 2009 di jemaat gereja HKBP se Distrik VIII. Bersamaan dengan itu dilakukan Pertukaran Mimbar dan Pengumpulan Persembahan untuk mendukung kegiatan Tahun Diakonia HKBP Distik VIII Jawa Kalimantan
C. Program Tahun Diakonia
I. Pendahuluan
Salam Diakonia! “Sejahtera Masyarakat, Sejahtera Gereja”
Tahun 2009 telah ditetapkan sebagai Tahun Diakonia HKBP dalam pelayanan HKBP seluruh dunia. Untuk melaksanakan Tahun Diakonia tersebut, HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan membentuk Panitia Pelaksana Tahun Diakonia untuk menyusun dan melaksanakan berbagai program diakonia baik jangka pendek maupun jangka panjang. Nama-nama panitia yang terbentuk merupakan utusan-utusan dari gereja HKBP yang berada di bawah naungan HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan.
Secara resmi, sebanyak 66 orang Panitia Pelaksana Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan telah dilantik oleh Praeses Pdt. Mori Sihombing, STh. Pelantikan dilaksanakan pada kebaktian Minggu, 18 Januari 2009 di HKBP Kebayoran Selatan. Pada pelantikan tersebut diamanatkan kepada seluruh panitia agar bekerja keras untuk menyusun program kerja dan melaksanakannya serta menyukseskan pelaksanaan Tahun Diakonia HKBP 200, khususnya di aras pelayanan Distrik VIII Jawa Kalimantan.
Dengan demikian maka Panitia telah menyusun berbagai program kerja melalui 6 (enam) bidang. Ada 6 (enam) bidang dalam kepanitiaan ini yaitu: 1) Bidang Penjemaatan, 2) Bidang Kesehatan, 3) Bidang Pendidikan, 4) Bidang Tanggap Bencana dan Lingkungan Hidup, 5) Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan 6) Bidang Pendanaan. Masing-masing bidang dipimpin oleh ketua bidang dan menyusun program sesuai bidangnya masing-masing.
Sampai memasuki bulan ke 11 tahun 2009, Panitia telah melaksanakan berbagai program yang telah diagendakan serta telah mempersiapkan rancangan program jangka panjang sebagai landasan untuk menuju Jubileum 150 Tahun HKBP seperti Pendirian Sekolah TK, Pengadaan Tanah untuk Klinik dan Pengadaan Tanah untuk Pusat Retreat & Pengembangan SDM HKBP di Jonggol. Diharapkan HKBP dapat melanjutkannya setelah tugas panitia selesai.
Panitia Pelaksana Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas terselenggaranya beberapa kegiatan yang telah direncanakan dalam rangka Tahun Diakonia HKBP 2009. Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, semata mata hanya karena pertolongan Tuhan Yesus Kristus serta dukungan dari Praeses, Kepala Bidang Diakonia, para pendeta dan jemaat HKBP di Distrik VIII Jawa Kalimantan ini. Panitia menyadari tentunya masih banyak kekurangan atas berbagai kegiatan ini termasuk capaiannya, untuk itu panitia menyampaikan permohonan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Selanjutnya Panitia masih sangat mengharapkan dukungan doa, moril dan dana dari semua jemaat HKBP untuk mendukung beberapa kegiatan yang masih akan dilaksanakan ke depan ini. Terima kasih!
II. Rencana Program
Berdasarkan hasil keputusan rapat panitia serta pertimbangan-pertimbangan kelanjutan pelayanan diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan memasuki masa Jubileum 150 Tahun HKBP, maka ditetapkan rencana program panitia sebagai berikut:
1) Bidang Penjemaatan
Tugas : Memberdayakan unsur/komponen yang ada di Distrik VIII agar
mampu menjemaatkan dan mensosialisasikan gagasan Tahun
Diakonia HKBP 2009 ke Jemaat-jemaat
Program/Kegiatan:
a) Melaksanakan Lokakarya Diakonia
Memberikan pemahaman tugas bersama kediakoniaan di Tingkat Distrik kepada Jemaat
b) Penjemaatan Penelaan Alkitab
Pemahaman bahwa seluruh Kegiatan Diakonia tetap merupakan bagian dari IBADAH
c) Aktualisasi Thema, Subthema, Motto & Mars Diakonia
Pemahaman arti Tema/Subtema/Motto Diakonia dlm apresiasi Lagu Mars
2) Bidang Pendidikan
Program/Kegiatan:
a) Pendirian Taman Kanak-kanak (TK)
Tujuan:
• Memahami urgensi Taman Kanak-kanak dalam perkembangan jemaat diakonial
• Memiliki tenaga pengajar dan Yayasan pengasuh Taman Kanak-kanak
b) Pendiriaan Perpustakaan Mini
Tujuan:
• Memahami urgensi pengembangan minat baca di kalangan jemaat
• Memahami pengetahuan dasar pengelolaan Perpustakaan ‘Mini’.
c) Pembentukan Komisi Beasiswa Distrik
Tujuan:
• Adanya wadah yang memfasilitasi jemaat-jemaat yang hendak memberikan beasiswa belajar
• Menggugah hati jemaat untuk mau memberi bantuan kepada anggota jemaat berprestasi.
• Menolong siswa-siswa berprestasi yang kurang mampu secara finansial untuk mendapatkan pendidikan formal 9 tahun dan melanjutkan ke tahap yang lebih tinggi
3) Bidang Kesehatan
Tugas: Melayani jemaat dan masyarakat melalui kegiatan diakonia kesehatan yang
dilakukan secara HOLISTIK melalui tercapainya kesehatan Fisik, Mental
dan Sosial, secara khusus di HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan
Program/Kegiatan:
a) Bakti Sosial Kesehatan & Pengobatan Gratis
b) Penyuluhan HIV/AIDS
c) Kegiatan Donor Darah
d) Seminar & Konsultansi Kesehatan
e) Pendirian Klinik Kesehatan & Mobil Ambulans Kesehatan
4) Bidang Tanggap Bencana & Lingkungan Hidup
Program/Kegiatan:
a) Penanaman Pohon dan Pembuatan Lubang BIOPORI
Menciptakan lingkungan hidup yang hijau & resapan air guna mendukung pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup
b) Pembentukan POS Tanggap Bencana
Sebagai lembaga Aksi Tanggap Darurat Bencana untuk membantu jemaat/masyarakat terkena bencana secara cepat & terukur dengan dana yang cukup
c) Pelatihan Manajemen Bencana
Menciptakan Tim Terlatih HKBP dalam membantu korban bencana
d) Diseminasi & Penyuluhan Lingkungan Hidup & 4R
Meningkatkan kesadaran & pemahaman jemaat tentang Lingkungan Hidup & Program 4R
5) Bidang Pemberdayaan Ekonomi
Program/Kegiatan:
a) Wirausaha
Tujuan:
• Menumbuh kembangkan kegiatan wirausaha di tengah-tengah jemaat dan masyarakat dalam rangka peningkatan ekonomi keluarga melalui kegiatan pemanfaatan limbah rumah tangga dengan pola recycling (daur ulang) limbah.
• Mendukung program pemerintah dan HKBP dalam mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan melalui kegiatan wirausaha dengan pola recycling limbah rumah tangga.
• Meningkatan ketrampilan ibu rumah tangga dalam bidang pembuatan payet dan merangkai bunga guna meningkatkan ekonomi rumah tangga.
Program Wirausaha:
1) Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Model 4R
Pelatihan Daur Ulang Limbah Skala Rumah Tangga
Bantuan Modal Kerja Untuk Daur Ulang Limbah Rumah Tangga
2) Keterampilan Rumah Tangga
Pelatihan Pembuatan Payet
Pelatihan Merangkai Bunga
b) Pembentukan Koperasi
Tujuan:
• Memberdayakan jemaat yang ekonomi lemah (marginal) seperti, buruh, pedagang kaki lima, supir, tambal ban dan lain – lain.
• Meningkatkan kesejahteraan ekonomi jemaat adalah merupakan bagian tugas pelayanan gereja, beberapa lembaga swadaya masyrakat baik itu yang berdiri sendiri maupun dibawah struktur gereja melalui koperasi simpan pinjam ( CUM).
Program Koperasi:
1) Mendirikan Credit Union Modification (CUM) di Tingkat Distrik
2) Mendirikan Koperasi Serba Usaha di Tingkat Resort/Jemaat
3) Pelatihan dan Penyuluhan Koperasi bagi Jemaat
6) Bidang Pendanaan
Tugas : Mengumpulkan dan menggalang dana dengan berbagai bentuk kegiatan guna mendukung berbagai program yang telah ditetapkan dalam rangka mensukseskan pelaksanaan tahun Diakonia di HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan
Program/Kegiatan:
a) Pengumpulan Dana Melalui Pelean Minggu
b) Penjualan Souvenir
c) Sumbangan Panitia
d) Sumbangan Donatur
e) Malam Dana Diakonia
Rencana Anggaran Biaya
1. Bidang Penjemaatan Rp. 10.000.000,-
2. Bidang Pendidikan Rp. 100.000.000,-
3. Bidang Kesehatan + Ambulance Rp. 600.000.000,-
4. Bidang Tanggap Bencana & LH Rp. 100.000.000,-
5. Bidang Pemberdayaan Ekonomi Rp. 150.000.000,-
6. Pengadaan Lahan Retreat & Poliklinik Rp. 1.000.000.000,-
7. Pembangunan Pusat Retreat & Poliklinik Rp. 1.000.000.000,-
8. Sekretariat Rp. 10.000.000,-
9. Lain- lain Rp. 10.000.000,-
Jumlah Rp. 2.980.000.000,-
(Terbilang: Dua milyar Sembilan ratus delapan puluh juta rupiah)
III. Realisasi Program
Berbagai program yang telah direalisasikan berdasarkan program yang telah dirancanakan sebagai berikut:
1. Sosialisasi dan Penjemaatan Ttahun Diakonia
Sosialisasi dan Penjemataan Tahun Diakonia di HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan telah dilaksanakan secara bersamaan pada hari Minggu, 05 April 2009 di jemaat gereja HKBP se Distrik VIII. Dalam hal ini Panitia memberikan sosialisasi dan penjelasan secara langsung kepada jemaat di masing-masing gereja. Bersamaan dengan itu dilakukan Pertukaran Mimbar dan Pengumpulan Persembahan untuk mendukung kegiatan Tahun Diakonia HKBP Distik VIII Jawa Kalimantan.
Kegiatan sosialisasi ini dilakukan guna menjelaskan maksud dan tujuan program-program panitia baik yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang. Secara umum, jemaat sangat mendukung segala program dan kegiatan yang menyangkut pelayanan diakonia HKBP.
2. Bakti Sosial Kesehatan & Pengobatan Gratis
Sebagai wujud atas rencana panitia untuk berperan dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat jemaat dan warga sekitar gereja, Panitia Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan dan PERTEKES telah melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Kesehatan Diakonia di beberapa gereja yaitu:
No. Tanggal Lokasi Kegiatan Keterangan
1. 24 Februari 2009 HKBP Kandang Roda Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja lebih kurang 250 orang kerjasama dengan LCMS dari USA
2. 28 Maret 2009 HKBP Limo Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja lebih kurang 110 orang
3. 23 Mei 2009 HKBP Tridarma Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja.
4. 13 Juni 2009 HKBP Depok Timur Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja.
5. 20 Juni 2009 HKBP Parung Panjang Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja lebih kurang 100 orang.
6. 04 Juli 2009 HKBP Limo Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja.
7. 18 Juli 2009 HKBP Cileungsi Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja.
8. 15 Agustus 2009 HKBP Limo Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja.
9. 10 Oktober 2009 HKBP Palmerah Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar gereja lebih kurang 160 Orang
10. 07 November HKBP Limo Berjalan dengan baik, diikuti oleh jemaat dan masyarakat sekitar
Secara umum, kegiatan bakti sosial kesehatan/pengobatan gratis ini sangat didukung oleh jemaat dan sangat diharapkan oleh masyarakat sekitar gereja agar dapat dilaksanakan secara rutin di masing-masing gereja. Untuk itu, secara jangka panjang, Panitia sangat berharap agar setiap gereja dapat melanjutkan kegiatan pengobatan gratis ini secara berkala dan bekerja sama dengan Lembaga Pertekes milik HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan
3. Seminar & Konsultansi Kesehatan
Kegiatan seminar kesehatan dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2009 di HKBP Kebayoran Baru. Seminar kesehatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Rumah Sakit Pantai Mutiara Penang (Malaysia) yang menampilkan 4 (empat) orang dokter spesialis RS Pantai Mutiara Penang sebagai pembicara. Pembicara menyampaikan paparan klinis mengenai bedah syaraf, jantung, kebidanan dan lain-lain. Setelah seminar dilakukan pula konsultansi pribadi yang dilayani oleh keempat dokter tersebut yang didampingi oleh dokter-dokter yang terlibat dalam kepanitiaan.
Seminar ini dibuka oleh Preases Pdt. Mori Sihombing, MTh dan diikuti oleh jemaat, para pendeta dari Distrik VIII Jawa Kalimantan. Jumlah peserta yang hadir mencapai 400 orang yang berasal dari jemaat gereja di lingkup Distrik VIII Jawa Kalimantan. Harapan dari kegiatan ini kiranya dalam waktu dekat dapat terjalin kerjasama antara HKBP dengan rumah sakit dalam bidang kesehatan.
Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Panitia, Pertekes dan Rumah Sakit Pantai Mutiara Penang (Malaysia). Kelanjutan kerjasama ini dapat dilakukan secara kelembagaan baik dengan HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan maupun HKBP Pusat untuk jangka panjang baik dalam bentuk seminar-seminar kesehatan maupun dalam bentuk donasi.
4. Pengenalan dan Pembekalan Koperasi
Kegiatan pengenalan dan pembekalan koperasi bagi jemaat HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan dilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2009 di HKBP Kebayoran Baru. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan bentuk koperasi bagi gereja-gereja, sehingga secara jangka panjang di setiap gereja akan terbentuk koperasi atau CUM sebagai salah satu unit usaha gereja yang mampu memberdayakan dan meningkatkan ekonomi jemaat.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Panitia bekerjasama dengan Kementerian Negara Koperasi dan UKM yang dihadiri oleh 70 orang peserta yang berasal dari utusan jemaat dari gereja Distrik VIII Jawa Kalimantan. Dalam hal ini hadir 3 (tiga) orang pembicara dari Kementerian Negara Koperasi dan UKM serta praktisi koperasi
Kelanjutan dari kegiatan ini antara lain telah berdiri CUM (credit union modification) di HKBP Limo dan Koperasi di HKBP Kebayoran Baru.
5. Lokakarya Diakonia
Untuk menjaring kesamaan pemahaman dan perencanaan program-program yang ingin dicapai dalam melaksanakan Tahun Diakonia 2009 serta mendapatkan masukan-masukan dari masing-masing gereja, maka pada hari Sabtu, 25 April 2009 telah dilaksanakan kegiatan Lokakarya Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan di Aula Ekonomi Kampus UKI Jakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh Praeses dan para pendeta Distrik VIII serta 110 orang peserta utusan gereja di Distrik VIII JK. Kegiatan lokakarya ini berisi kebaktian, pembekalan oleh Praeses dan diskusi kelompok. Sebagai pembicara dalam lolakarya ini antara lain Praeses Mori Sihombing, Ibu Ayuningsih, MA (Praktisi/PendiriSekolah TK) berbasis low cost, high management and full of diakonia. Pembicara lainnya adalah para ketua bidang yang dalam hal ini memaparkan berbagai program/kegiatan panitia yang akan dilaksanakan dalam Tahun Diakonia ini maupun program jangka panjang.
Dalam lokakarya ini juga dilakukan diskusi kelompok yang berhubungan dengan bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, tanggap bencana/lingkungan hidup serta pargodungan. Seluruh peserta sangat mendukung kegiatan panitia diakonia, terutama program-program yang bersifat jangka panjang seperti Pendirian TK, Klinik Kesehatan, Koperasi dan Pembangunan Pusat Retreat dan Pengembangan SDM HKBP di Jonggol.
Kegiatan lokakarya berjalan dengan baik mulai dari jam 09.00 – 17.30 wib.
6. Kegiatan Pelatihan Daur Ulang Limbah (3r)
Kegiatan ini diangkat guna mendukung program pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup. Hal ini mencerminkan sikap dan peran HKBP yang sangat mendukung pemerintah dalam kegiatan pelestarian lingkungan hidup. Dalam kaitannya dengan program Panitia, telah dilakukan kegiatan daur ulang limbah/sampah rumah tangga dengan model 3R (reduce, reuse, recycle).
Kegiatan ini telah menghasilkan produk-produk keterampilan berupa tas alkitab berlogo Tahun Diakonia HKBP 2009 sebanyak 1.000 buah, dimana produk ini telah dijual ke jemaat di lingkup HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan.
Disamping itu, panitia juga telah melakukan pelatihan-pelatihan keterampilan daur ulang limbah di beberapa gereja HKBP dan sekolah yaitu:
- HKBP Limo
- HKBP Gunung Putri Sola Gratia
- HKBP Depok II
- HKBP Maranata Rawa Lumbu
- Gereja Kristus Teluk Naga Tangerang.
- SMAN 1 Depok
Dalam mendukung kegiatan daur ulang sampah ini, beberapa orang donator telah menyumbang mesin jahit kepada gereja yang membutuhkannya sebagai modal usaha yaitu;
- 4 (empat) unit ke HKBP Limo
- 1 (satu) unit ke HKBP Gunung Putri Sola Gratia
Kiranya bantuan peralatan dan keterampilan yang telah diberikan panitia dapat ditindaklanjuti oleh jemaat tersebut, sebagai suatu langkah awal untuk membangun ekonomi jemaat yang lebih produktif melalui pemberdayaan jemaat dan limbah rumah tangga.
7. Pendirian CUM dan Koperasi
Sebagai kelanjutan dari pembekalan dan pengenalan koperasi, dimana telah diprogramkan akan dibentuk wadah Credit Union Modification (CUM) dan koperasi di tingkat jemaat, maka dalam kaitan ini pada tanggal 7 Juni 2009 telah terbentuk sebuah CUM di HKBP Limo dan Sebuah Koperasi di HKBP Kebayoran Baru pada bulan Juli 2009.
8. Pelatihan Merangkai Bunga & Payet
Pada bulan April 2009, Panitia Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan telah melakukan kegiatan pelatihan keterampilan merangkai bunga dan pembuatan payet bagi ibu-ibu jemaat HKBP di Pontianak. Hal ini dilakukan sesuai dengan rencana panitia yang ingin membantu mengembangkan ekonomi rumah tangga jemaat melalui berbagai bentuk keterampilan ibu-ibu dalam usaha ekonomi kreatif dan produktif agar jemaat semakin sejahtera.
Kegiatan pelatihan ini dilakukan secara cuma-cuma bagi jemaat di berbagai gereja HKBP di Pontianak dan berjalan dengan baik.
9. Pendirian Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) “Sejahtera”
Sekolah Taman Kanak-kanak telah berdiri di HKBP Kandang Roda dan HKBP Parung Panjang. Hal ini dapat terwujud berkat kerjasama yang baik antara Panitia dengan Pimpinan dan Jemaat HKBP Kandang Roda dan HKBP Parung Panjang. Jika Tuhan Yesus berkenan maka Kedua TK inilah yang merupakan sekolah pertama milik HKBP di Pulau Jawa, yang tentunya akan terus dikembangkan baik kualitas maupun kuantitas sesuai dengan kebutuhannya. Secara jangka panjang, sekolah TK ini akan dikelola oleh Kantor HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan.
TK Sejahtera kandang Roda, pembangunan gedung di atas tanah milik HKBP Kandang Roda dan fasilitas kelengkapan belajar dan mengajar serta gurunya dilakukan oleh panitia, dan selanjutnya akan dikelola oleh Distrik VIII Jawa Kalimantan. Sementara itu, di TK Sejahtera Parung Panjang, panitia sedikit merenovasi bangunan milik HKBP Parung Panjang dan menyediakan fasilitas dan peralatan berlajar dan mengajar.
TK ini telah diresmikan secara langsung oleh Praeses HKBP Distrik VII Jawa Kalimantan pada hari Selasa, 21 Juli 2009 di HKBP kandang Roda. Hingga saat ini proses belajar dan mengajar telah berlangsung dengan baik dimana TK Sejahtera Kandang Roda memiliki murid 12 murid dan TK Sejahtera Parung Panjang memiliki 10 murid. Sangat disyukuri bahwa di TK Sejahtera Kandang Roda terdafdar seorang murid yang beragama non kristiani, hal ini menunjukkan bahwa keberadaan TK ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar gereja dan diharapkan menjadi sekolah yang berbasis pelayanan yang mengakar di tengah-tengah masyarakat sekitarnya.
Untuk kelanjutan pengelolaan kedua TK ini maka HKBP Distrik VIII harus segera membentuk yayasan atau badan yang akan mengurus kegiatan belajar dan mengajar serta administrasi sekolah sesuai dengan ketentuan pemerintah. Jika tidak segera dibentuk maka dikuatirkan sekolah ini akan tidak terurus dengan baik dan professional.
10. Acara Malam Dana Diakonia
Acara Malam Dana Diakoni dilaksanakan pada Hari Jumat, 28 Agustus 2009, di Grand Central Restaurant Bulungan Jakarta Selatan. Malam “Berbagi Sejahtera” Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan benar-benar aksi berbagi kasih. Acara berjalan hikmat dan sukses, dihadiri oleh para donator, pendeta dan panitia dimana dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung Program Panitia Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan.
Acara ini merupakan salah satu bentuk pengumpulan dana dari para donator untuk mendukung beragam program Panitia Pelaksana Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan dalam rangka Tahun Diakonia HKBP 2009. Acara malam “Berbagi Sejahtera” ini dihadiri oleh Kepala Departemen Diakonia HKBP, Praeses dan Para Kepala Bidang HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan beberapa orang pendeta, para donator dan panitia yang berjumlah lebih kurang 100 orang. Setelah kebaktian, acara dilanjutkan dengan makan bersama serta pemberian kata sambutan dan pengumpulan donasi “Berbagi Sejahtera” diselingi hiburan.
Karena kasih Tuhan Yesus ditambah dengan semangat dan kerja keras Panitia serta dukungan dari para donator, pendeta, parhalado serta jemaat, acara ini berhasil mengumpulkan dana lebih dari 400 juta rupiah (hasil malam dana terlampir). Sumbangan terbesar diberikan oleh Kel. AP Batubara/Br. Tambunan & Ari Batubara/Br. Silalahi (jemaat HKBP Tebet) sebesar Rp. 100 juta, urutan kedua sumbangan Kel. St. Patar Situmeang/Br. Simamora (jemaat HKBP Petukangan) sebesar Rp. 64 juta, urutan ketiga sumbangan Kel. Benyamin Naibaho/Br. Hutabarat (jemaat HKBP Kebayoran Selatan) sebesar Rp. 30 Juta, urutan keempat sumbangan Kel. Saibun Sinaga/Br.Silaen (jemaat HKBP Depok 1) sebesar Rp. 26 juta, urutan kelima sumbangan Kel. Budi Manurung (jemaat HKBP Kebayoran Baru) sebesar Rp. 20 Juta dan urutan keenam sumbangan Kel. St MP Sibarani (jemaat HKBP Kebayoran Baru) sebesar Rp. 15 Juta. Di luar keenam donator ini, masih banyak lagi donatur yang dengan sukacita memberikan sumbangan, baik yang hadir pada acara tersebut maupun yang tidak hadir.
Hasil pengumpulan dana pada malam “Berbagi Sejahtera” ini akan digunakan untuk membangun klinik kesehatan di Bekasi seluas 400 dan membeli tanah di Jonggol untuk pusat retreat dan pengembangan SDM HKBP serta melanjutkan program-program lain yang telah direncanakan panitia seperti Taman Kanak-kanak Sejahtera.
Namun demikian, dana yang terkumpul ini belumlah cukup untuk merealisasikan seluruh program panitia, untuk itu masih diperlukan strategi pencarian dana sesuai dengan kebutuhan tersebut. Diharapkan pada Pesta Raya Diakonia yang akan dilaksanakan pada hari Minggu, 29 Nopember 2009 masih dapat dilakukan pengumpulan dana untuk melanjutkan program panitia.
11. Pendirian Klinik Kesehatan
Semangat mendirikan Klinik Kesehatan milik HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan masih terus dilanjutkan. Sebagaimana rencana Panitia untuk mendirikan Klinik Kesehatan atau Balai Pengobatan Umum (BPU), telah ada seorang donator St. Diana Sibarani, jemaat HKBP Sudirman yang meresponnya dengan memberikan (menghibahkan) lahannya seluas 200 M2 di Desa Buni Bakti Kecamatan Teruna Jaya Bekasi.
Direncanakan luas lahan akan dikembangkan menjadi 400 M2, dimana tambahan 200 M2 akan dibeli oleh Panitia. Sampai saat ini Panitia masih melakukan studi dan kajian serta perencanaan teknis pendirian Klinik Kesehatan tersebut.
Saat ini proses legalitas dan jual beli terhadap tanah 200 meter (pengembangan) sedang dilakukan. Diharapkan pada bulan November proses jual beli dan peningkatan hak kepemilikan atau sertifikat hak milik dapat terwujud dengan baik. Semua asset tanah ini akan dibuat legalitasnya atas nama HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan.
12. Sumbangan Korban Gempa Tasikmalaya
Atas bencana gempa yang menimpa Tasikmalaya dan sekitarnya, Pel Kabid Diakonia bersama Seksi Bencana melakukan assessment terhadap kebutuhan korban gempa di Tasikmalaya pada tanggal 8 September 2009. Atas assessment tersebut pada tanggal 7 Oktober 2009 Distrik VIII yang dipimpin Kepala Departemen Diakonia Pdt. Nelson Siregar dan Praeses Pdt. Mori Sihombing bersama rombongan menyumbangkan 400 sak semen ke daerah desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang Tasikmalaya. Sumbangan ini merupakan hasil persembahan jemaat kepada bencana Tasikmalaya.
13. Sumbangan Korban Gempa Sumatera Barat
Pada 30 Oktober 2009 terjadi gempa di Sumatera Barat dan sekitarnya. Oleh sebab itu, distrik yang dikordinir oleh Kepala Departemen Diakonia dan Pel Kabid Diakonia berangkat menuju Padang menyumbangkan bantuan kepada HKBP Padang dan sekitarnya berupa sembako, tenda, dan uang. Dana bantuan tahap I ini didahulukan dari kas distrik. Kemudian pada tanggal 6-8 November, kembali Distrik VIII akan berangkat ke Padang memberikan sumbangan dari Persembahan Jemaat untuk Gempa Sumbar dan melakukan pengobatan gratis kepada Jemaat HKBP dan warga masyarakat dusun Campago Desa Limo- Pariaman.
14. Bantuan Korban Angin Puting Beliung Kalimantan Barat
Pada Oktober, distrik memberi bantuan dana kepada enam kepala keluarga jemaat HKBP Resort Pontianak. Tiga rumah jemaat mengalamai rusak berat dan tiga rumah rusak ringan.
15. Pendirian Pusat Retreat & Pengembangan SDM HKBP
Konsep awal pargodungan adalah pusat pembinaan warga jemaat secara holistik baik jasmani maupun rohani. Pargodungan tidak terpisahkan dari usaha peningkatan SDM warga HKBP dimana para penghuninya (biasanya para pelayan penuh waktu) selalu kreatif, inovatif dan imajinatif untuk pembangunan jemaat maupun masyarakat.
Panitia telah mempunyai program dalam konsep pargodungan masa kini yaitu mendirikan satu pusat retreat di sekitar JABODETABEK yang terintegrasi dengan pusat- pusat latihan terpadu ( pertanian, peternakan, keterampilan dan leadership / kepemimpinan ). Lahan tersebut berada di daerah Jonggol Jawa Barat berjarak 24 km dari pintu Citeurup tol Jagorawi. Akses jalan menuju lokasi sudah beraspal hotmix dan mudah di jangkau oleh kendaraan kecil maupun besar.
Pengadaan tanah untuk Pusat Retreat dan Pengembangan SDM ini, sudah memasuki tahap pembayaran uang muka (DP) dan dilanjutkan hingga pengurusan legalitas serta pengukuran tapak lahan hingga pelunasan pembayaran. Sebagai langkah awal dari panitia, akan dibeli lahan seluas 2 (dua) hektar yang langsung akan menjadi hak milik HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan. Peruntukan lahan 2 (dua) hektar ini adalah sebagai tempat retreat dan pusat pelatihan - pelatihan : keterampilan , pertanian , peternakan, perikanan , kepemimpinan (Outbound, Youth Camp, Motivation, Team building)
IV. Program jangka panjang (lanjutan)
Secara jangka panjang segala asset yang telah dibeli dan dipersiapkan oleh Panitia Tahun Diakonia HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan ini haruslah dikelola secara baik dan professional. Oleh sebab itu, realisasi pembentukan Yayasan atau Badan Pengelola berbagai kegiatan ini harus segera dibentuk. Sebagai pengurus yayasan atau badan ini adalah orang-orang yang professional di bidangnya dan mau memberikan waktu, tenaga, pikiran bahkan donasinya untuk melanjutkan semua program jangka panjang panitia. Program yang menjadi kelanjutan dari Panitia yang harus dilanjutkan HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan adalah:
1. Taman Kanak-kanak (TK) Sejahtera
Dua TK Sejahtera telah berdiri dan sudah berjalan proses belajar dan mengajar yaitu di HKBP Kandang Roda dan HKBP Parung Panjang. Kedudukan kedua TK ini harus dipertegas sehingga pengelolaannya dapat berjalan dengan baik ke depannya. Secara jangka panjang, apabila sudah terbentuk Yayasan atau Badan Pengelola Pendidikan ini, maka sebaran TK Sejahtera harus diperbanyak. Dengan demikian diharapkan akan terbangun TK Sejahtera lebih banyak lagi. Paling tidak saat Jubileum HKBP ke 150 Tahun sudah dapat berdiri 10 TK Sejahtera di Jawa Kalimantan
2. Pembangunan Klinik di Desa Buni Bakti, Bekasi
Ketersediaan lahan seluas 400 meter2 di Desa Buni Bakti Kecamatan Teruna Jaya Bekasi diperuntukkan bagi pendirian klinik milik HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan. Sebagai kelanjutan program panitia, di atas lahan ini sudah berdiri bangunan Klinik pada tahun 2010. Untuk itu masih diperlukan dana lanjutan untuk membangunan klinik ini. Untuk mengelola klinik ini, juga perlu dibentuk Yayasan atau Badang Pengelolaa, sehingga klinik ini dapat berjalan dengan baik dan professional. Secara jangka panjang diharapkan klinik ini akan menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di sekitarnya sebagai implementasi inklusifitas HKBP di tengah-tengah masyarakat. Dengan berdiri dan beroperasinya klinik ini maka:
a. HKBP memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas serta terjangkau bagi pelayan dan jemaat secara khusus serta masyarakat secara umum.
b. Menjadi media pelayanan yang strategis.
c. Tempat konsultasi terhadap penyakit- penyakit sosial yang terjadi di masyarakat seperti : Pengunaan Narkoba, HIV AIDS dan penyakit menular lainnya.
3. Pembangunan Pusat Retreat & Pengembangan SDM HKBP di Jonggol
Setelah dilakukan langkah Tahap Pertama yaitu pembelian lahan untuk Pusat Retreat dan Pengembangan SDM HKBP seluas 2 (dua) hektar di Jonggol maka langka selanjutnya adalah:
a) Tahap Kedua. Di atas lahan tersebut dimulai pembangunan tempat retreat dan pelatihan - pelatihan. Dengan konsep back to nature berupa vila-vila tradisional yang disesuaikan dengan alam setempat dan pendekatan sosial kemasyarakatan, sehingga dapat meminimalisasi biaya pembangunan. Tempat ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh Gereja yang ada di JABODETABEK.
b) Tahap Ketiga adalah tahap lanjutan yaitu perluasan lahan hingga 5 sampai 15 hektar lebih yang diperuntukkan untuk perumahan para pelayan maupun jemaat yang berminat untuk memiliki lahan di sekitar pusat pelatihan tersebut dengan harga yang terjangkau. Dengan demikian diharapkan secara jangka panjang Lahan Pusat Retreat dan Pengembangan SDM HKBP ini akan dikelilingi oleh lahan-lahan milik warga HKBP sehingga akan menjadi perkampungan HKBP ke depannya. Untuk itu, akan ditawarkan lahan atau kaveling-kaveling seluas 1.000 – 2.000 meter2 kepada para pendeta dan jemaat HKBP dengan harga pasar.
Untuk pencapaian kesemuanya tersebut, perlu dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) sebagai pengelola pembangunan dan pengembangan pusat retreat.
Kegiatan Diakonia HKBP Distrik III Humbang
Tahun Diakonia HKBP Distrik III Humbang.
Berbicara tentang Diakonia adalah berbicara tentang kasih, yang dalam aplikasinya adalah bagaimana seseorang itu terdorong untuk mau dan bisa memberikan sesuatu kepada orang lain. Dengan perkatan lain bahwa Diakonia adalah aksi nyata dalam masyarakat. Dalam kaitan pemahaman yang seperti itu maka kalau kita mau melihat HKBP Distrik III Humbang, dalam hubungannya dengan Tahun Diakonia HKBP sesuai dengan acuan yang tertuang dalam buku Panduan tahun Diakonia HKBP, maka kami melihat di Distrik Humbang i, tepatlah apa yang dikatakan oleh orang Batak “hancit do tangan mandanggurhon na soada”. Namun walaupun demikian kami mencoba di Distrik ini beruasaha mengikuti acuan yang ada dalam buku panduan Tahun Diakonia HKBP walaupun hanya sebagian kecil yang bisa kami lakukan di distrik ini. Untuk mensukseskan tahun Diakonia maka kami bersamasama dengan Bapak Praeses dan juga para Pelayan Full Time Se-Distrik III Humbang sepakat untuk melakukan :
1. Melanjutkan Pelayanan Diakonia se-Distrik III Humbang sebagaimana dilaksanakan sebelumnya, yaitu saling menolong antara satu Gereja dengan Gereja yang lain, antara satu Ressort dengan Ressort yang lain, khususnya apabila terjadi kejadian-kejadian tertentu dan kegiatan ini langsung di kordinasikan oleh kami sebagai pelaksana Kabid diakonia dan dibantu oleh dua pelayan full time yang lain.
2. Mengefektifkan pelaksanaan program tahun Diakonia maka pada tanggal 06 pebruari 2009 oleh Bapak Praeses bersamasama dengan Pelayan full time se-Distrik III Humbang telah dipilih Panitia tahun Diakonia Distrik III Humbang.
Seteleh terpilih, Panitia Tahun diakonia mengadakan rapat dan memutuskan beberapa program, yaitu :
a. Distrik III Humbang akan mengikuti Perayaan Diakonia se Sumatera utara (mengutus peserta kontingen koor).
b. Mengadakan Pesta Perayaan Paskah Distrik III Humbang dalam dua wilayah (Dataran Tinggi dan Dataran Rendah).
c. Mengadakan Penghijauan (khususnya lokasi Pargodungan).
d. Pengadaan tanah sebagai center pelayanan Diakonia Distrik III Humbang.
e. Melakukan Perlombaan penataan lokasi Pargodungan (khususnya sabungan).
f. Mengadakan Pesta Perayaan Natal Distrik III Humbang dalam dua wilayah perayaan.
g. Menghimbau agar setiap Gereja memperhatikan pelayanan pendidikan, seperti pengadaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Tempat Penitipan Anak (TPA), dan juga Pelatihan ( Bimbingan Belajar ). Program ini seiring dengan program Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.
Beberapa hal yang telah kami lakukan di Distrik III Humbang adalah sebagai berikut :
1. Minggu kedua Maret 2009, oleh Panitia tahun Diakonia melakukan Pestival tahun Diakonia HKBP Distrik III Humbang, sesuai dengan acuan yang diberikan Panitia tahun Diakonia Sumatera utara Juara Pestipal Paduan Suara Distrik akan mengikuti Pestipal Paduan Suara HKBP Sesumatera Utara.
2. Pada tanggal 17 April 2009 mengutus tiga kontingen paduan suara untuk mengikuti Pestipal paduan suara se Sumatera utara di Medan, yang dilaksanakan pada tanggal
3. April dan mei mengadakan Pesta paskah Raya, yang dilakukan dalam dua wilayah perayaan, yaitu :
a. Wilayah Dataran Rendah, paskah raya dilakukan pada tanggal di HKBP Pakkat Ressort Pakkat. Perayaan ini diikuti oleh 8 ressort, yaitu : Pakkat, Aek Sopang, Parlilitan, Sihombu, Tukka, Sitinjak, Rambe dan Ressort baringin Pusuk.
b. Wilayah Dataran Tinggi, Paskah raya dilakukan Pada tanggal bertempat di HKBP Simanullang, ressort Simanullang matiti. Peryaan ini diikuti oleh 17 ressort yang ada di wilayah dataran tinggi, yaitu : Simanullang matiti, Immanuel Huta Gurgur, Aek nauli, Sihite, Dolok Sanggul, Dolok Sanggul Kota, Sirisirisi, marbun Barat, Pollung, Sileang, Silaban, hutasoit, Bakkara, Sosor Gonting, Sait Ni Huta, Sibuluan dan Onan ganjang.
4. Bulan September – Oktober sosialisasi perlombaan penataan lokasi Pargodungan. Tanggal 23 – 28 November 2009 adalah penilaian lokasi Pargodungan, dalam hal ini Panitia bekerja sama dengan Tim PKK Pemkab Humbang hasundutan.
5. Tanggal 03 Desember akan melaksanakan pesta perayaan Natal se Distrik III Humbang, Natal ini di rangkai dengan Natal PPD (Persatuan Parompuan Distrik) Humbang, dan Perayaan akan dilaksanakan dalam satu wilayah, yakni di Dolok sanggul.
6. Untuk Program Penghijauan, yang dapat dilaksanakan sesuai dengan anjuran Pimpinan HKBP, bahwa setiap Pasangan yang menikah menanam pohon, dan ini telah dilaksanakan di beberapa Ressort, seperti Doloksanggul, Sirisirisi dll.
7. Untuk Program Pendidikan, beberapa gereja telah mendirikan PAUD, seperti HKBP Silaban, HKBP Dolok margu Ressort Dolok sanggul Kota, HKBP Sirisirisi, HKBP Aek Sopang, dll. HKBP Dolok Sanggul mendirikan Taman kanak-kanak (TK), HKBP Sileang telah mendirikan Bimbingan Belajar Bahasa Inggris dan Komputer.
8. Bersama-sama dengan BPM, kami sedang merintis pengadaan Tempat Penitipan Anak (TPA), diharapkan dalam waktu dekat akan terealisasi, bertempat di HKBP Dolok-Sanggul Kota.
9. Bersamasama dengan BPM telah melaksanakan pelatihan pertanian kepada NHKBP, bertempat di lahan pertanian jemaat Sosor Gonting. Dan pelatihan ini diharapkan akan bisa terus berlangsung, dan sekarang proses penataan tanah Mitra distrik III Humbang, yaitu Bukit Krefel.
10. Untuk Program Emergency maka pada bulan April Distrik III Humbang telah memberikan bantuan sekedar kepada jemaat HKBP Sihite, karena lahan pertanian mereka dilanda banjir. Dan bulan Oktober HKBP Distrik III Humbang telah memberikan bantuan sekedar kepada Jemaat HKBP Sipituhuta Ressort Marbun Barat karena musibah kebakaran.
Hal-hal tersebut diatas itulah yang bisa dilaksanakan oleh HKBP Distrik III Humbang. Masih banyak yang harus dilakukan dan kami banggga akan terlasananya acara ini, karena dengan acara ini proses kesinambungan Pelayanan Diakonia mungkin akan semakian baik. Diakonia tidak mungkin hanya sampai disini tetapi Pelayanan Diakonia akan berjalan terus.
Atas segala kekuaran dalam laporan ini kami mohon maaf.
Sileang,November 2009.
Berbicara tentang Diakonia adalah berbicara tentang kasih, yang dalam aplikasinya adalah bagaimana seseorang itu terdorong untuk mau dan bisa memberikan sesuatu kepada orang lain. Dengan perkatan lain bahwa Diakonia adalah aksi nyata dalam masyarakat. Dalam kaitan pemahaman yang seperti itu maka kalau kita mau melihat HKBP Distrik III Humbang, dalam hubungannya dengan Tahun Diakonia HKBP sesuai dengan acuan yang tertuang dalam buku Panduan tahun Diakonia HKBP, maka kami melihat di Distrik Humbang i, tepatlah apa yang dikatakan oleh orang Batak “hancit do tangan mandanggurhon na soada”. Namun walaupun demikian kami mencoba di Distrik ini beruasaha mengikuti acuan yang ada dalam buku panduan Tahun Diakonia HKBP walaupun hanya sebagian kecil yang bisa kami lakukan di distrik ini. Untuk mensukseskan tahun Diakonia maka kami bersamasama dengan Bapak Praeses dan juga para Pelayan Full Time Se-Distrik III Humbang sepakat untuk melakukan :
1. Melanjutkan Pelayanan Diakonia se-Distrik III Humbang sebagaimana dilaksanakan sebelumnya, yaitu saling menolong antara satu Gereja dengan Gereja yang lain, antara satu Ressort dengan Ressort yang lain, khususnya apabila terjadi kejadian-kejadian tertentu dan kegiatan ini langsung di kordinasikan oleh kami sebagai pelaksana Kabid diakonia dan dibantu oleh dua pelayan full time yang lain.
2. Mengefektifkan pelaksanaan program tahun Diakonia maka pada tanggal 06 pebruari 2009 oleh Bapak Praeses bersamasama dengan Pelayan full time se-Distrik III Humbang telah dipilih Panitia tahun Diakonia Distrik III Humbang.
Seteleh terpilih, Panitia Tahun diakonia mengadakan rapat dan memutuskan beberapa program, yaitu :
a. Distrik III Humbang akan mengikuti Perayaan Diakonia se Sumatera utara (mengutus peserta kontingen koor).
b. Mengadakan Pesta Perayaan Paskah Distrik III Humbang dalam dua wilayah (Dataran Tinggi dan Dataran Rendah).
c. Mengadakan Penghijauan (khususnya lokasi Pargodungan).
d. Pengadaan tanah sebagai center pelayanan Diakonia Distrik III Humbang.
e. Melakukan Perlombaan penataan lokasi Pargodungan (khususnya sabungan).
f. Mengadakan Pesta Perayaan Natal Distrik III Humbang dalam dua wilayah perayaan.
g. Menghimbau agar setiap Gereja memperhatikan pelayanan pendidikan, seperti pengadaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Tempat Penitipan Anak (TPA), dan juga Pelatihan ( Bimbingan Belajar ). Program ini seiring dengan program Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.
Beberapa hal yang telah kami lakukan di Distrik III Humbang adalah sebagai berikut :
1. Minggu kedua Maret 2009, oleh Panitia tahun Diakonia melakukan Pestival tahun Diakonia HKBP Distrik III Humbang, sesuai dengan acuan yang diberikan Panitia tahun Diakonia Sumatera utara Juara Pestipal Paduan Suara Distrik akan mengikuti Pestipal Paduan Suara HKBP Sesumatera Utara.
2. Pada tanggal 17 April 2009 mengutus tiga kontingen paduan suara untuk mengikuti Pestipal paduan suara se Sumatera utara di Medan, yang dilaksanakan pada tanggal
3. April dan mei mengadakan Pesta paskah Raya, yang dilakukan dalam dua wilayah perayaan, yaitu :
a. Wilayah Dataran Rendah, paskah raya dilakukan pada tanggal di HKBP Pakkat Ressort Pakkat. Perayaan ini diikuti oleh 8 ressort, yaitu : Pakkat, Aek Sopang, Parlilitan, Sihombu, Tukka, Sitinjak, Rambe dan Ressort baringin Pusuk.
b. Wilayah Dataran Tinggi, Paskah raya dilakukan Pada tanggal bertempat di HKBP Simanullang, ressort Simanullang matiti. Peryaan ini diikuti oleh 17 ressort yang ada di wilayah dataran tinggi, yaitu : Simanullang matiti, Immanuel Huta Gurgur, Aek nauli, Sihite, Dolok Sanggul, Dolok Sanggul Kota, Sirisirisi, marbun Barat, Pollung, Sileang, Silaban, hutasoit, Bakkara, Sosor Gonting, Sait Ni Huta, Sibuluan dan Onan ganjang.
4. Bulan September – Oktober sosialisasi perlombaan penataan lokasi Pargodungan. Tanggal 23 – 28 November 2009 adalah penilaian lokasi Pargodungan, dalam hal ini Panitia bekerja sama dengan Tim PKK Pemkab Humbang hasundutan.
5. Tanggal 03 Desember akan melaksanakan pesta perayaan Natal se Distrik III Humbang, Natal ini di rangkai dengan Natal PPD (Persatuan Parompuan Distrik) Humbang, dan Perayaan akan dilaksanakan dalam satu wilayah, yakni di Dolok sanggul.
6. Untuk Program Penghijauan, yang dapat dilaksanakan sesuai dengan anjuran Pimpinan HKBP, bahwa setiap Pasangan yang menikah menanam pohon, dan ini telah dilaksanakan di beberapa Ressort, seperti Doloksanggul, Sirisirisi dll.
7. Untuk Program Pendidikan, beberapa gereja telah mendirikan PAUD, seperti HKBP Silaban, HKBP Dolok margu Ressort Dolok sanggul Kota, HKBP Sirisirisi, HKBP Aek Sopang, dll. HKBP Dolok Sanggul mendirikan Taman kanak-kanak (TK), HKBP Sileang telah mendirikan Bimbingan Belajar Bahasa Inggris dan Komputer.
8. Bersama-sama dengan BPM, kami sedang merintis pengadaan Tempat Penitipan Anak (TPA), diharapkan dalam waktu dekat akan terealisasi, bertempat di HKBP Dolok-Sanggul Kota.
9. Bersamasama dengan BPM telah melaksanakan pelatihan pertanian kepada NHKBP, bertempat di lahan pertanian jemaat Sosor Gonting. Dan pelatihan ini diharapkan akan bisa terus berlangsung, dan sekarang proses penataan tanah Mitra distrik III Humbang, yaitu Bukit Krefel.
10. Untuk Program Emergency maka pada bulan April Distrik III Humbang telah memberikan bantuan sekedar kepada jemaat HKBP Sihite, karena lahan pertanian mereka dilanda banjir. Dan bulan Oktober HKBP Distrik III Humbang telah memberikan bantuan sekedar kepada Jemaat HKBP Sipituhuta Ressort Marbun Barat karena musibah kebakaran.
Hal-hal tersebut diatas itulah yang bisa dilaksanakan oleh HKBP Distrik III Humbang. Masih banyak yang harus dilakukan dan kami banggga akan terlasananya acara ini, karena dengan acara ini proses kesinambungan Pelayanan Diakonia mungkin akan semakian baik. Diakonia tidak mungkin hanya sampai disini tetapi Pelayanan Diakonia akan berjalan terus.
Atas segala kekuaran dalam laporan ini kami mohon maaf.
Sileang,November 2009.
Kegiatan Diakonia HKBP Distrik IV Toba
PELAYANAN DIAKONIA
(SUATU HARAPAN DALAM TAHUN DIAKONIA HKBP 2009)
Laporan : Diakonia HKBP Distrik IV Toba.
I. Pendahuluan
Sesuai dengan permintaan Kepala Departemen Diakonia HKBP dalam suratnya untuk membuat suatu tulisan tentang diakonia, maka dalam tulisan ini kami akan memaparkan sesuai dengan konteks daerah yang kami layani yaitu HKBP Distrik IV-Toba. Terdapat 29 Ressort dan 172 Huria yang ada di Distrik IV-Toba.
Semua Ressort dan Huria berada pada daerah pertanian, bahkan boleh dikatakan 95% adalah petani, 3% adalah wiraswasta dan 2% adalah pegawai. Dalam beberapa kunjungan pastoral kepada jemaat-jemaat hampir semua petani tersebut bertani secara tradisional, sehingga pendapatan per keluarga juga sangat minim. Situasi ini terus berjalan hingga saat ini. Akhirnya kita tidak dapat pungkiri istilah “Peta Kemiskinan” akan terus terngiang.
Banyak jemaat sangat mengharapkan adanya perubahan dalam kehidupan mereka. Harapan dari pemerintah, seperti mengharapkan hujan di musim kemarau akibat birokrasi yang terlalu berbelit-belit. Bahkan jika bantuan sudah mengucur, bantuan tersebut bentuknya mengikat. Lembaga-lembaga Swadaya Masyarakat juga tumbuh dan berkembang, mencoba untuk menjawab harapan dari masyarakat ini. Akan tetapi disamping tidak dapat menjangkau persoalan yang sebenarnya banyak juga lembaga ini yang memanipulasi untuk kepentingan lembaga sendiri dan anggotanya.
Secercah harapan kepada masyarakat dan jemaat ketika tahun 2009 ditetapkan sebagai “Tahun Diakonia”. Para jemaat langsung berpikir Diakonia, merupakan “Asi ni Roha”. HKBP akan memberikan Asi ni roha kepada para jemaatnya. Asi ni roha dalam bentuk pelayanan yang lebih baik. Bukan saja dalam masalah rohani akan tetapi dalam bidang ekonomi, parngoluan siganup ari.
Inilah saat yang dinantikan para jemaat, khususnya yang ada di Distrik IV Toba mengingat daerah ini sangat membutuhkan sentuhan. Satu motto yang luar biasa untuk dikumandangkan, MAJU PARNGOLUON MAJU NANG PARTONDION.
II. Peningkatan Sumber Daya Manusia
Kita tidak dapat pungkiri bahwa semua kembali kepada pribadi (back to our self). Agar penyakit “hamalason” tidak terjangkit kepada para jemaat dan bertambahnya wawasan serta ilmu-ilmu yang baru sangat perlu diadakan pembinaan yang berkelanjutan kepada para jemaat. Seberapa besarpun bantuan yang kita berikan, itu tidak akan berguna jika mereka tidak tahu bagaimana mempergunakannya. Akhirnya bantuan tersebut akan menjadi sia-sia.
Pembentukan lembaga pembinaan kepada jemaat dalam tingkat Distrik merupakan salah satu solusi yang terbaik. Melalui pembinaan dan pemotivasian secara regular diharapkan mampu menjadi penawar akan penyakit hamalason dan apatis yang ada pada diri jemaat. Lembaga ini diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan juga kepada para pelayan Full Timer sebagai motivator di tiap-tiap Ressort.
Melalui lembaga ini juga, kebiasaan para jemaat yang mengandalkan hasil panen padi akan terbuka hatinya untuk mencoba mencari pendapatan lainnya. Dari survey yang kami lakukan, mayoritas para jemaat petani ketika panen selesai setiap harinya mereka hanya menunggu musim tanam tiba tanpa melakukan apapun. Setiap hari hanya duduk di warung tanpa ada aktifitas yang dapat menghasilkan pendapatan tambahan.
Diharapkan lembaga ini mampu untuk mendobrak contoh di atas. Memotifasi mereka untuk mempergunakan waktu seefisien mungkin.
III. Pusat Pelatihan
Disamping pembinaan dan pemotivasian kepada warga jemaat, pusat pelatihan juga sangat dibutuhkan yaitu pusat pelatihan pertanian, peternakan dan perikanan. HKBP Distrik IV Toba telah megajukan permohonan kepada Pemda Kab Tobasa untuk memakai lahan seluas 10ha. Diharapkan permohonan ini dapat secepatnya terealisasi.
Lahan ini juga diharapkan dapat menjadi tempat retreat bagi jemaat baik yang datang dari sekitar Distrik IV Toba ataupun dari daerah-daerah lainnya. Untuk mewujudkannya memang sangat dibutuhkan keseriusan. Diharapkan berbagai pihak termasuk para donateur dapat terlibat demi terwujudnya pusat pelatihan ini.
IV. Peningkatan Ekonomi
a. CUM (Credit Union Modifikasi)
Kehadiran CUM memang sangat dinanti-nantikan oleh para jemaat dan para pelayan. Kantor CUM telah hadir di pusat kota Porsea. Manager serta pegawai juga telah ada. Harapan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat sangat besar dengan kehadiran CUM ini.
Akan tetapi, hingga saat ini kehadirannya di HKBP Distrik IV Toba belum terasa. Satu hal yang menjadi pertanyaan adalah tentang manajemen dari CUM ini. Adalah sangat baik jika secara transparan dapat diketahui oleh semua pihak akan cara kerjanya. Secara khusus peranan Praeses sebagai pimpinan di Distrik.
b. Bantuan Bibit dan Ternak
Para jemaat tentu sangat mengharapkan satu sentuhan nyata dari HKBP. Seperti keterangan diatas, tahun diakonia HKBP diharapkan mampu membawa secercah harapan kepada para jemaat. Tentunya jemaat akan sangat bersyukur melalui Distrik sebagai wajah HKBP yang bertahun Diakonia mampu untuk memberikan bantuan baik bibit ataupun ternak kepada masyarakat. Bibit jagung, ternak babi, ayam sebagai bentuk pelayanan nyata dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.
V. Peningkatan Pendidikan
Ironis sekali jika seorang anak pelayan Full Timer harus sekolah di sekolah yang bukan milik HKBP. Ini disebabkan karena ketiadaan lembaga pendidikan yang tidak dimiliki oleh HKBP. Atau kurangnya penanganan secara professional dalam bidang pendidikan.
Pendidikan sebagai bagian dari Diakoni diharapkan mampu untuk melihat kondisi ini. Mengembalikan citra pendidikan HKBP yang telah pudar adalah salah satu stressing pada Tahun Diakonia saat ini.
Keterlibatan Distrik juga dapat menjadi solusi dalam memberikan pelayanan dalam bidang pendidikan. Distrik diberikan suatu kewenangan dalam memberikan sentuhan atas semua sekolah-sekolah yang ada di wilayah Distrik tersebut.
VI. Penutup
Demikianlah sekilas buah pikiran dari kami dalam tahun diakonia yang kita laksanakan saat ini. Kami sangat menyadari pemikiran ini merupakan tugas yang sangat berat. Kiranya Tuhan Jesus Raja Gereja memberikan kekuatan kepada kita seluruhnya untuk pelayanan yang lebih baik. Syalom.
Catatan : Laporan Pelaksanaan Diakonia di HKBP Ditrik IV Toba : di lembaran Evaluasi program tahun diakonia di tingkat Distrik, Ressort dan jemaat.
Pelaksana Kabdi Diakonia,
HKBP Distrik, IV Toba
Pdt. Duat.M.T. Simanullang, STh
(SUATU HARAPAN DALAM TAHUN DIAKONIA HKBP 2009)
Laporan : Diakonia HKBP Distrik IV Toba.
I. Pendahuluan
Sesuai dengan permintaan Kepala Departemen Diakonia HKBP dalam suratnya untuk membuat suatu tulisan tentang diakonia, maka dalam tulisan ini kami akan memaparkan sesuai dengan konteks daerah yang kami layani yaitu HKBP Distrik IV-Toba. Terdapat 29 Ressort dan 172 Huria yang ada di Distrik IV-Toba.
Semua Ressort dan Huria berada pada daerah pertanian, bahkan boleh dikatakan 95% adalah petani, 3% adalah wiraswasta dan 2% adalah pegawai. Dalam beberapa kunjungan pastoral kepada jemaat-jemaat hampir semua petani tersebut bertani secara tradisional, sehingga pendapatan per keluarga juga sangat minim. Situasi ini terus berjalan hingga saat ini. Akhirnya kita tidak dapat pungkiri istilah “Peta Kemiskinan” akan terus terngiang.
Banyak jemaat sangat mengharapkan adanya perubahan dalam kehidupan mereka. Harapan dari pemerintah, seperti mengharapkan hujan di musim kemarau akibat birokrasi yang terlalu berbelit-belit. Bahkan jika bantuan sudah mengucur, bantuan tersebut bentuknya mengikat. Lembaga-lembaga Swadaya Masyarakat juga tumbuh dan berkembang, mencoba untuk menjawab harapan dari masyarakat ini. Akan tetapi disamping tidak dapat menjangkau persoalan yang sebenarnya banyak juga lembaga ini yang memanipulasi untuk kepentingan lembaga sendiri dan anggotanya.
Secercah harapan kepada masyarakat dan jemaat ketika tahun 2009 ditetapkan sebagai “Tahun Diakonia”. Para jemaat langsung berpikir Diakonia, merupakan “Asi ni Roha”. HKBP akan memberikan Asi ni roha kepada para jemaatnya. Asi ni roha dalam bentuk pelayanan yang lebih baik. Bukan saja dalam masalah rohani akan tetapi dalam bidang ekonomi, parngoluan siganup ari.
Inilah saat yang dinantikan para jemaat, khususnya yang ada di Distrik IV Toba mengingat daerah ini sangat membutuhkan sentuhan. Satu motto yang luar biasa untuk dikumandangkan, MAJU PARNGOLUON MAJU NANG PARTONDION.
II. Peningkatan Sumber Daya Manusia
Kita tidak dapat pungkiri bahwa semua kembali kepada pribadi (back to our self). Agar penyakit “hamalason” tidak terjangkit kepada para jemaat dan bertambahnya wawasan serta ilmu-ilmu yang baru sangat perlu diadakan pembinaan yang berkelanjutan kepada para jemaat. Seberapa besarpun bantuan yang kita berikan, itu tidak akan berguna jika mereka tidak tahu bagaimana mempergunakannya. Akhirnya bantuan tersebut akan menjadi sia-sia.
Pembentukan lembaga pembinaan kepada jemaat dalam tingkat Distrik merupakan salah satu solusi yang terbaik. Melalui pembinaan dan pemotivasian secara regular diharapkan mampu menjadi penawar akan penyakit hamalason dan apatis yang ada pada diri jemaat. Lembaga ini diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan juga kepada para pelayan Full Timer sebagai motivator di tiap-tiap Ressort.
Melalui lembaga ini juga, kebiasaan para jemaat yang mengandalkan hasil panen padi akan terbuka hatinya untuk mencoba mencari pendapatan lainnya. Dari survey yang kami lakukan, mayoritas para jemaat petani ketika panen selesai setiap harinya mereka hanya menunggu musim tanam tiba tanpa melakukan apapun. Setiap hari hanya duduk di warung tanpa ada aktifitas yang dapat menghasilkan pendapatan tambahan.
Diharapkan lembaga ini mampu untuk mendobrak contoh di atas. Memotifasi mereka untuk mempergunakan waktu seefisien mungkin.
III. Pusat Pelatihan
Disamping pembinaan dan pemotivasian kepada warga jemaat, pusat pelatihan juga sangat dibutuhkan yaitu pusat pelatihan pertanian, peternakan dan perikanan. HKBP Distrik IV Toba telah megajukan permohonan kepada Pemda Kab Tobasa untuk memakai lahan seluas 10ha. Diharapkan permohonan ini dapat secepatnya terealisasi.
Lahan ini juga diharapkan dapat menjadi tempat retreat bagi jemaat baik yang datang dari sekitar Distrik IV Toba ataupun dari daerah-daerah lainnya. Untuk mewujudkannya memang sangat dibutuhkan keseriusan. Diharapkan berbagai pihak termasuk para donateur dapat terlibat demi terwujudnya pusat pelatihan ini.
IV. Peningkatan Ekonomi
a. CUM (Credit Union Modifikasi)
Kehadiran CUM memang sangat dinanti-nantikan oleh para jemaat dan para pelayan. Kantor CUM telah hadir di pusat kota Porsea. Manager serta pegawai juga telah ada. Harapan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat sangat besar dengan kehadiran CUM ini.
Akan tetapi, hingga saat ini kehadirannya di HKBP Distrik IV Toba belum terasa. Satu hal yang menjadi pertanyaan adalah tentang manajemen dari CUM ini. Adalah sangat baik jika secara transparan dapat diketahui oleh semua pihak akan cara kerjanya. Secara khusus peranan Praeses sebagai pimpinan di Distrik.
b. Bantuan Bibit dan Ternak
Para jemaat tentu sangat mengharapkan satu sentuhan nyata dari HKBP. Seperti keterangan diatas, tahun diakonia HKBP diharapkan mampu membawa secercah harapan kepada para jemaat. Tentunya jemaat akan sangat bersyukur melalui Distrik sebagai wajah HKBP yang bertahun Diakonia mampu untuk memberikan bantuan baik bibit ataupun ternak kepada masyarakat. Bibit jagung, ternak babi, ayam sebagai bentuk pelayanan nyata dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.
V. Peningkatan Pendidikan
Ironis sekali jika seorang anak pelayan Full Timer harus sekolah di sekolah yang bukan milik HKBP. Ini disebabkan karena ketiadaan lembaga pendidikan yang tidak dimiliki oleh HKBP. Atau kurangnya penanganan secara professional dalam bidang pendidikan.
Pendidikan sebagai bagian dari Diakoni diharapkan mampu untuk melihat kondisi ini. Mengembalikan citra pendidikan HKBP yang telah pudar adalah salah satu stressing pada Tahun Diakonia saat ini.
Keterlibatan Distrik juga dapat menjadi solusi dalam memberikan pelayanan dalam bidang pendidikan. Distrik diberikan suatu kewenangan dalam memberikan sentuhan atas semua sekolah-sekolah yang ada di wilayah Distrik tersebut.
VI. Penutup
Demikianlah sekilas buah pikiran dari kami dalam tahun diakonia yang kita laksanakan saat ini. Kami sangat menyadari pemikiran ini merupakan tugas yang sangat berat. Kiranya Tuhan Jesus Raja Gereja memberikan kekuatan kepada kita seluruhnya untuk pelayanan yang lebih baik. Syalom.
Catatan : Laporan Pelaksanaan Diakonia di HKBP Ditrik IV Toba : di lembaran Evaluasi program tahun diakonia di tingkat Distrik, Ressort dan jemaat.
Pelaksana Kabdi Diakonia,
HKBP Distrik, IV Toba
Pdt. Duat.M.T. Simanullang, STh
Kegiatan Diakonia HKBP Distrik II Silindung
EVALUASI PROGRAM TAHUN DIAKONIA HKBP 2009
HKBP DISTRIK II SILINDUNG
No Nama kegiatan Sudah dilaksanakan Belum dilaksanakan Keterangan
I Tingkat pusat
1 Perayaan Ulang Tahun 150 tahun Nommensen
a. NapakTilas
b. Penanaman Pohonc.
Distrik II Silindung sebagai tuan rumah pelaksanaan napak tilas. Gereja-gereja di wilayah distrik II Silindung menyambut peserta napak tilas, seperti gereja : Pangaloan, Simangumban, Pansur na pitu, lobu pining, hutaraja ugan, pearaja, hutaraja dolok. Napak tilas terakhir dari gereja Dame menuju Gedung Serba Guna tarutung.
Disetiap gereja yang disinggahi mengadadakan penanaman pohon.
2 Pertemuan Raya orang-orang kudus Belum di laksanakan
3. Cross Country Belum di laksanakan
4. Perayaan 80 tahun Sekolah bibelvrouw Gereja-gereja menerima dosen/mahasiswa penjemaatan ke gereja yang berada di wilayah Distrik II Silindung
5. Konferensi Guru-guru Sekolah HKBP Di ikuti oleh guru-guru yang berada wilayah distrik II Silindung, seperti SMA HKBP, SMP HKBP, SD HKBP
II Tingkat Wilayah
1 Konsultasi Diakonia yang Holistik (dalam rangka PWG)
2 Pelatihan/pemberdayaan pelayan di bidang pertanian, peternakan dan paska panen
3 Pemberdayaan ”pargodungan” dan pusat latihan
III Tingkat distrik
1 Penggalangan Dana untuk membantu Perpustakaan di Lembaga Persamaian HKBP Belum dilaksanakan karena tidak ada sosialisasi dari lembaga persamaian
2 Kebaktian raya paskah Distrik II Silindung mengadakan kebaktian Raya Paskah Sekolah Minggu berkerja sama dengan Biro Kategorial Sekolah Minggu
3 Kebaktian raya natal Belum dilaksanakan
3 Lokakarya diakonia untuk dewan diakonia Belum dilaksanakan
4 Penerbitan dan penjemaatan beberapa buku PA sesuai kebutuhan jemaat untuk menjadi buku pegangan ibadah, sekaligus untuk memotivasi warga HKBP memahami makna Tahun Diakonia 2009 Penelaahan Alkitab telah di terbitkan melalui Buku Ibadah Keluarga yang di terbitkan Distrik
5 Program kesehatan (konsultasi dan penanganan masalah) HIV-AIDS Telah dilaksanakan sekali pada saat pertemuan dengan para sintua pada bulan April.
6 Pembentukan Kredit Komunitas Masyarakat
7 Sayembara cipta logo tahun Diakonia Tidak dilaksanakan
8 Pembentukan Unit Tanggap Bencana Belum dilaksanakan Keputusan pada saat sermon distrik, apabila ada 10 anggota jemaat lebih akan di buat persembahan.
9 Kunjungan ke Rutan Punguan Diakones bekerja dengan Distrik II Silindung mengadakan kebaktian di Rutan Tarutung.
10 CUM Distrik Dikelola oleh Manager CUM (Pdt. Jusden Sinaga). CUM Pahae.
11 Penitipan Batita TK HKBP Tarutung membuka penitipan Bayi yang telah berjalan kurang lebih satu tahun. Namun saat ini penitipan ini mandiri dari TK HKBP. Distrik ingin mengambil alih penitipan batita karena sedang kolaps di keuangan, namun karena TK HKBP meminta pengantian biaya pembentukan penititipan batita akhirnya rencana tersebut batal.
IV Tingkat Ressort
1 Pembentukan Credit Union (CU) CUM yang mewakili resort-ressort. Sudah ada 2 CUM di regional rura dan pahae. Resort yang telah melaksanakan CU adalah gereja HKBP Ressort Pearaja.
2 Pembentukan kelompok-kelompok tani
3 Pembentukan Komisi Beasiswa Belum semua yang membentuk komisi beasiswa. Beberapa gereja yang memberi beasiswa seperti gereja HKBP Tarutung Kota, Pearaja. Bekerja sama dengan Mitra Distrik memberi Beasiswa. HKBP Tarutung kotan memberi beasiswa saat semester baru.
4 Program Kesehatan/Poliklinik Bekerja sama dengan pengurus mitra melaksanakan pengobatan massal di Tarutung dan Sipahutar. Ada beberapa puskesmas yang berada dekat dengan gereja HKBP
5 Perayaan Perjamuan Kudus (Pada Hari Raya Pentakosta) Perjamuan kudus tidak dilaksanakan di tingkat resort melainkan di tingkat jemaat. Namun perjamuan kudus dilaksanakan pada saat jumat agung tidak saat di hari raya pentakosta.
V Tingkat Jemaat
1 Pendirian taman kanak-kanak Karena persoalan dana dan sarana baru gereja HKBP Simanungkalit yang membentuk taman kanak-kanak. Namun HKBP pearaja dan pangaloan telah membentuk PAUD. HKBP Pangaloan juga membangun PAUD dilahan gereja
2 Pengadaan perpustakaan mini Gereja HKBP Tarutung Kota telah membuat perpustakaan mini. Perpustakaan ini kurang di minati karena, anak-anak lebih suka memakai sarana internet.
Sumbangan perpusatakaan keliling dari BPP HKBP telah di laksanakan ke beberapa jemaat.
3 Aksi diakonia anak-anak dalam massa passion
4 Aksi diakonia anak-anak dalam masa advent
5 Kebaktian Harian untuk keluarga dalam masa passion Kegiatan ini memakai Buku Ibadah Keluaga yang di cetak distrik
6 Kebaktian harian untuk keluarga dalam masa advent
7 Penelaahan Alkitab Kegiatan ini di lakukan di setiap jemaat.
HKBP DISTRIK II SILINDUNG
No Nama kegiatan Sudah dilaksanakan Belum dilaksanakan Keterangan
I Tingkat pusat
1 Perayaan Ulang Tahun 150 tahun Nommensen
a. NapakTilas
b. Penanaman Pohonc.
Distrik II Silindung sebagai tuan rumah pelaksanaan napak tilas. Gereja-gereja di wilayah distrik II Silindung menyambut peserta napak tilas, seperti gereja : Pangaloan, Simangumban, Pansur na pitu, lobu pining, hutaraja ugan, pearaja, hutaraja dolok. Napak tilas terakhir dari gereja Dame menuju Gedung Serba Guna tarutung.
Disetiap gereja yang disinggahi mengadadakan penanaman pohon.
2 Pertemuan Raya orang-orang kudus Belum di laksanakan
3. Cross Country Belum di laksanakan
4. Perayaan 80 tahun Sekolah bibelvrouw Gereja-gereja menerima dosen/mahasiswa penjemaatan ke gereja yang berada di wilayah Distrik II Silindung
5. Konferensi Guru-guru Sekolah HKBP Di ikuti oleh guru-guru yang berada wilayah distrik II Silindung, seperti SMA HKBP, SMP HKBP, SD HKBP
II Tingkat Wilayah
1 Konsultasi Diakonia yang Holistik (dalam rangka PWG)
2 Pelatihan/pemberdayaan pelayan di bidang pertanian, peternakan dan paska panen
3 Pemberdayaan ”pargodungan” dan pusat latihan
III Tingkat distrik
1 Penggalangan Dana untuk membantu Perpustakaan di Lembaga Persamaian HKBP Belum dilaksanakan karena tidak ada sosialisasi dari lembaga persamaian
2 Kebaktian raya paskah Distrik II Silindung mengadakan kebaktian Raya Paskah Sekolah Minggu berkerja sama dengan Biro Kategorial Sekolah Minggu
3 Kebaktian raya natal Belum dilaksanakan
3 Lokakarya diakonia untuk dewan diakonia Belum dilaksanakan
4 Penerbitan dan penjemaatan beberapa buku PA sesuai kebutuhan jemaat untuk menjadi buku pegangan ibadah, sekaligus untuk memotivasi warga HKBP memahami makna Tahun Diakonia 2009 Penelaahan Alkitab telah di terbitkan melalui Buku Ibadah Keluarga yang di terbitkan Distrik
5 Program kesehatan (konsultasi dan penanganan masalah) HIV-AIDS Telah dilaksanakan sekali pada saat pertemuan dengan para sintua pada bulan April.
6 Pembentukan Kredit Komunitas Masyarakat
7 Sayembara cipta logo tahun Diakonia Tidak dilaksanakan
8 Pembentukan Unit Tanggap Bencana Belum dilaksanakan Keputusan pada saat sermon distrik, apabila ada 10 anggota jemaat lebih akan di buat persembahan.
9 Kunjungan ke Rutan Punguan Diakones bekerja dengan Distrik II Silindung mengadakan kebaktian di Rutan Tarutung.
10 CUM Distrik Dikelola oleh Manager CUM (Pdt. Jusden Sinaga). CUM Pahae.
11 Penitipan Batita TK HKBP Tarutung membuka penitipan Bayi yang telah berjalan kurang lebih satu tahun. Namun saat ini penitipan ini mandiri dari TK HKBP. Distrik ingin mengambil alih penitipan batita karena sedang kolaps di keuangan, namun karena TK HKBP meminta pengantian biaya pembentukan penititipan batita akhirnya rencana tersebut batal.
IV Tingkat Ressort
1 Pembentukan Credit Union (CU) CUM yang mewakili resort-ressort. Sudah ada 2 CUM di regional rura dan pahae. Resort yang telah melaksanakan CU adalah gereja HKBP Ressort Pearaja.
2 Pembentukan kelompok-kelompok tani
3 Pembentukan Komisi Beasiswa Belum semua yang membentuk komisi beasiswa. Beberapa gereja yang memberi beasiswa seperti gereja HKBP Tarutung Kota, Pearaja. Bekerja sama dengan Mitra Distrik memberi Beasiswa. HKBP Tarutung kotan memberi beasiswa saat semester baru.
4 Program Kesehatan/Poliklinik Bekerja sama dengan pengurus mitra melaksanakan pengobatan massal di Tarutung dan Sipahutar. Ada beberapa puskesmas yang berada dekat dengan gereja HKBP
5 Perayaan Perjamuan Kudus (Pada Hari Raya Pentakosta) Perjamuan kudus tidak dilaksanakan di tingkat resort melainkan di tingkat jemaat. Namun perjamuan kudus dilaksanakan pada saat jumat agung tidak saat di hari raya pentakosta.
V Tingkat Jemaat
1 Pendirian taman kanak-kanak Karena persoalan dana dan sarana baru gereja HKBP Simanungkalit yang membentuk taman kanak-kanak. Namun HKBP pearaja dan pangaloan telah membentuk PAUD. HKBP Pangaloan juga membangun PAUD dilahan gereja
2 Pengadaan perpustakaan mini Gereja HKBP Tarutung Kota telah membuat perpustakaan mini. Perpustakaan ini kurang di minati karena, anak-anak lebih suka memakai sarana internet.
Sumbangan perpusatakaan keliling dari BPP HKBP telah di laksanakan ke beberapa jemaat.
3 Aksi diakonia anak-anak dalam massa passion
4 Aksi diakonia anak-anak dalam masa advent
5 Kebaktian Harian untuk keluarga dalam masa passion Kegiatan ini memakai Buku Ibadah Keluaga yang di cetak distrik
6 Kebaktian harian untuk keluarga dalam masa advent
7 Penelaahan Alkitab Kegiatan ini di lakukan di setiap jemaat.
Langganan:
Postingan (Atom)